17 TK di Kecamatan Seteluk Terima Kartu Sumbawa Barat Maju
Seteluk, MediaKSB, – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, menyerahkan secara simbolis bantuan Program Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju kepada 17 Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Seteluk yang terdiri dari 13 TK Swasta dan 4 TK Negeri.
Penyerahan dilakukan di TK Negeri 1 Seteluk beberapa waktu lalu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan janji politik yang pernah disampaikan saat kampanye lalu. Hingga kini, program KSB Maju telah memasuki titik pelaksanaan ke-33 dan terus diperluas jangkauannya ke berbagai wilayah di KSB.
Dalam sambutannya, Wabup KSB, Hj. Hanipah, menegaskan bahwa Program Kartu Sumbawa Barat Maju merupakan program berbasis Kartu Keluarga (KK). Dengan sistem ini, seluruh masyarakat Sumbawa Barat yang memiliki KK Sumbawa Barat berhak mendapatkan layanan tanpa terkecuali.
“Siapapun warga yang memiliki Kartu Keluarga Sumbawa Barat berhak mendapatkan layanan KSB Maju. Kehadiran kami di sini untuk memastikan manfaat program ini benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujarnya.
Wabup menjelaskan, pada bidang pendidikan selain memberikan bantuan uang pangkal bagi siswa baru, pemerintah juga tetap melanjutkan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru.
Bagi siswa yang belum sempat menerima tahun lalu, bantuan akan disalurkan pada tahun ini. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan program beasiswa untuk anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu yang mulai direalisasikan pada tahun depan.
“Hingga saat ini, dari sekitar 12.000 KK yang anaknya terdata mendaftar pada jenjang sekolah baru, sebanyak 7.000 KK telah menerima bantuan Kartu Sumbawa Barat Maju Pendidikan,” papar Wabup.
Lebih lanjut, Hj. Hanipah mengingatkan pentingnya menjaga suasana daerah agar tetap aman dan kondusif, serta untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah. Kabupaten ini harus tetap aman agar seluruh program bisa kita jalankan dengan baik,” ucapnya.
Sebagai bentuk keterbukaan, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat melalui forum-forum kebersamaan, salah satunya forum yasinan. Dari forum inilah aspirasi masyarakat bisa didengar langsung dan dijawab oleh pemerintah secara terbuka.
“Kami menjamin keterbukaan pemerintah melalui forum yasinan. Di sana kami bisa berdialog langsung dengan warga, sehingga tidak ada sekat antara masyarakat dengan pemerintah,” pungkasnya. (M-01)

