116 Hewan Kurban KSB Lolos Uji ASUH Distan

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (Distan KSB) melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) menyatakan, saat ini 116 ekor hewan kurban lolos uji standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) menjelang Idul Adha 1447 H.
Kepala Bidang Keswan Kesmavet Distan KSB, drh. Hikmatul Azmy, merinci data sementara hewan kurban yang telah diperiksa terdiri dari 50 ekor kambing dan 50 ekor sapi. Pemeriksaan mencakup aspek kesehatan sekaligus pemenuhan syarat syariah sebagai standar wajib kurban.
“Yang sudah kami lakukan pemeriksaan ada dari Pemerintah KSB, sebanyak 50 ekor kambing dan 50 ekor sapi, itu masih data sementara. Tim masih turun untuk memeriksa,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/5).
Tim Keswan Kesmavet turut memeriksa hewan kurban dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Untuk sementara ini, Perusahaan tambang itu telah menyalurkan 13 ekor kambing dan 3 ekor sapi.
“Kami juga lakukan pemeriksaan untuk hewan kurban yang akan diserahkan oleh AMMAN, untuk saat ini ada 13 ekor kambing dan 3 ekor sapi, kemungkinan besar akan bertambah” imbuhnya.
Hikmatul Azmy menegaskan pemeriksaan tidak berhenti pada kondisi hewan sebelum penyembelihan. Pemeriksaan akan dilakukan sampai sebelum daging dibagikan kepada masyarakat.
“Pemeriksaan dilakukan secara berkala, baik pra hingga pasca penyembelihan, untuk memastikan daging benar-benar layak dikonsumsi masyarakat,” katanya.
Saat ini tim Distan KSB masih aktif turun lapangan melakukan pemeriksaan untuk hewan kurban yang akan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Taliwang.
“Jumlah tersebut belum final, karena masih ada yang belum. Data tersebut adalah pemeriksaan untuk hari senin dan selasa kemarin,” bebernya.
Distan KSB juga membuka posko pemeriksaan di Puskeswan setiap kecamatan bagi masyarakat yang menyembelih di luar RPH. Langkah ini memastikan seluruh hewan kurban di wilayah KSB mendapat pengawasan veteriner memadai.
“Bagi yang ingin dilakukan pemeriksaan silahkan datang untuk melapor, tim akan turun untuk memeriksa,” tegasnya.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan posko Puskeswan terdekat sebelum melaksanakan penyembelihan kurban demi keamanan konsumsi daging. “Kami ingin memastikan seluruh hewan layak dikonsumsi dan memenuhi syarat syariah untuk kurban,” tutupnya. (M-01)
