Buka FLMBKS 2026, Bupati KSB Tekankan Karakter Berbasis Adat

Bagikan ke :
MEDIAKSB - Pembukaan Festival Lomba Minat Bakat dan Kreativitas Siswa (FLMBKS) KSB 2026 di Lapangan Depan Masjid Agung Darussalam KTC, Senin malam (12/10/2026) (Foto: Prokopim KSB)
MEDIAKSB – Pembukaan Festival Lomba Minat Bakat dan Kreativitas Siswa (FLMBKS) KSB 2026 di Lapangan Depan Masjid Agung Darussalam KTC, Senin malam (12/10/2026) (Foto: Prokopim KSB)

TALIWANG, MEDIAKSB – Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, meminta pengembangan bakat pelajar berjalan seiring dengan pembentukan karakter berbasis adat, istiadat, dan nilai keagamaan. Pesan itu Bupati sampaikan saat membuka Festival Lomba Minat Bakat dan Kreativitas Siswa (FLMBKS) 2026 di Lapangan Depan Masjid Agung Darussalam KTC, Senin malam (12/10/2026).

Haji Amar, sapaan akrab Bupati menilai, pesatnya perkembangan teknologi informasi membawa tantangan besar bagi generasi muda. Karena itu, penguatan karakter anak tidak boleh lepas dari akar budaya dan nilai agama.

“Karakter anak-anak kita perlu terus dikembangkan melalui pendekatan adat, istiadat, dan keagamaan,” ujarnya.

Menurut Bupati, FLMBKS hadir sebagai ruang bagi pelajar untuk menyalurkan potensi di tengah derasnya arus teknologi. Festival ini diharapkan menjadi pemicu semangat siswa untuk terus berkarya.

“Di tengah tantangan teknologi yang semakin besar, festival ini hadir untuk memacu minat, mengasah bakat, dan menumbuhkan kreativitas terbaik mereka,” tuturnya.

Pembukaan festival dimeriahkan tarian kolosal Mutiara Khatulistiwa. Tarian tersebut dibawakan 70 penari dari Rian Art Dance Community yang berkolaborasi dengan siswa-siswi SMA se-Sumbawa Barat.

FLMBKS 2026 mengusung tema “Asah Kreativitas, Semangat Berkarya Menuju KSB Maju Luar Biasa” dan berlangsung hingga 19 Oktober 2026. Festival ini menghadirkan lomba Tari Kreasi dan Qasidah Rabana bagi pelajar SMP/sederajat.

Sebelum membuka acara secara resmi, Haji Amar berpesan agar seluruh peserta tampil percaya diri. Ia meminta para siswa menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar yang berharga, bukan sekadar perburuan gelar juara.

“Tampilkan semangat dan performa terbaik kalian. Apa pun hasilnya nanti, yang terpenting adalah keberanian untuk menunjukkan bakat dan kreativitas,” pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB, Agus menjelaskan, pengembangan minat dan bakat merupakan bagian penting pendidikan yang tidak terbatas pada capaian akademik. FLMBKS menjadi wadah edukatif bagi siswa untuk menemukan dan mengasah potensi diri.

Festival ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat bertema “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju”. Usai FLMBKS, kemeriahan peringatan akan berlanjut dengan Karnaval Budaya pada 20–22 Oktober 2026.

Keramaian pengunjung turut membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. “Festival ini juga menjadi sarana bagi UMKM kita menjangkau pembeli sekaligus menggeliatkan ekonomi di sekitar lokasi,” tutup Kadis. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *