Wabup KSB: Perempuan Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Taliwang, MediaKSB, – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengarusutamaan Gender (PUG) di lingkungan Pemerintah KSB, Rabu (15/10).
Dalam sambutannya, Hj. Hanipah, menekankan kesetaraan gender bukan sekadar menyamakan peran antara laki-laki dan perempuan, melainkan memberikan kesempatan yang adil bagi keduanya untuk berkontribusi sesuai kapasitas dan potensinya.
“Kesetaraan bukan berarti menyeragamkan peran, melainkan memberi ruang dan penghargaan yang proporsional bagi perempuan dan laki-laki. Keduanya adalah mitra sejajar dalam membangun daerah,” ujarnya.
Wabup KSB juga menggarisbawahi bahwa peran perempuan di KSB kini semakin nyata. Berdasarkan data, jumlah perempuan di KSB mencapai 51 persen dari total penduduk, dan sebagian telah menduduki jabatan penting di berbagai instansi pemerintah.
“Banyak perempuan kita yang kini menjadi kepala dinas, camat, dan pemimpin di berbagai bidang. Ini bukti nyata bahwa perempuan mampu menjadi agen perubahan dan motor penggerak pembangunan,” tegasnya.
Di akhir, Hj. Hanipah menambahkan, pembangunan yang berkeadilan gender akan menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. “Melalui bimtek ini, mari kita pahami bahwa keadilan dan kesetaraan gender adalah kunci kemajuan daerah kita,” tutupnya seraya membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Bimtek yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) di Hanipati Resto tersebut berlangsung selama dua hari, 15–16 Oktober 2025, dengan tema “Mewujudkan Pembangunan Responsif Gender melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG)”.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala DP2KBP3A, Agus Purnawan, S.Pi., M.M, serta perwakilan perencana dari masing-masing OPD dan kecamatan. Kegiatan juga menghadirkan Thomas Rizal, S.P., narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Dalam laporannya, Agus Purnawan menjelaskan, pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan isu dan perspektif gender menjadi bagian integral dari seluruh tahapan pembangunan.
“Kita ingin agar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan publik benar-benar mempertimbangkan pengalaman dan kebutuhan perempuan maupun laki-laki. Tujuannya adalah mewujudkan keadilan dan kesetaraan dalam pembangunan,” ungkapnya. (M-03)

