Aplikasi SIGAP IBU Jadi Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di KSB
Taliwang, MediaKSB, – Sebagai langkah konkret daerah dalam mempercepat penanganan kedaruratan bagi ibu hamil dan menurunkan angka kematian ibu (AKI) serta angka kematian bayi (AKB), Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meluncurkan Inovasi berbasis teknologi dalam bentuk aplikasi SIGAP Ibu oleh Dinas Kesehatan (Dikes) KSB, Kamis, (30/10).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., menjelaskan, peluncuran aplikasi SIGAP Ibu merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem layanan kesehatan maternal.
Aplikasi ini telah terkoneksi dengan layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans dan fasilitas kesehatan terdekat, sehingga laporan kondisi gawat darurat dapat segera direspons oleh tenaga medis.
“Dengan adanya SIGAP Ibu, proses penanganan terhadap ibu hamil dalam situasi darurat akan lebih cepat dan terkoordinasi. Ini merupakan wujud transformasi digital bidang kesehatan di daerah,” ujarnya.
Menurut data Dinas Kesehatan, pada tahun 2024 tercatat empat kasus kematian ibu dan sembilan belas kasus kematian bayi di KSB. Sementara hingga Oktober 2025, angka tersebut menurun menjadi satu kasus kematian ibu dan dua belas kasus kematian bayi.
Target maksimal yang ditetapkan dalam rencana strategis daerah adalah dua kasus AKI dan tiga belas kasus AKB per tahun. Penurunan ini, kata Carlof, menunjukkan peningkatan efektivitas pelayanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak awal, pemenuhan gizi, dan deteksi dini tanda bahaya.
Lebih lanjut, Carlof menegaskan, AKI dan AKB menjadi indikator penting dalam menilai tingkat kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Dikes (KSB) terus mendorong keterlibatan lintas sektor, termasuk keluarga dan komunitas, dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.
“Keselamatan ibu dan bayi tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada lingkungan sosial yang peduli dan responsif,” jelasnya.
Peluncuran SIGAP Ibu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat ke-22 dan Hari Kesehatan Nasional ke-61. Kegiatan ini juga melibatkan penyuluhan bagi ibu hamil dan pendamping, pemeriksaan hemoglobin serta golongan darah, hingga kampanye minum tablet tambah darah bersama.
Sekitar 400 peserta dari berbagai unsur mengikuti kegiatan tersebut. Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan KSB dapat mencapai nol kematian ibu dan bayi pada masa mendatang. (M-02)

