Komisi II DPRD KSB Dukung Penuh Pilkades Sistem E-Voting

Taliwang, MediaKSB, – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan pemerintah daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 menggunakan sistem digital atau e-voting.
Sekretaris Komisi II DPRD KSB, Iwan Irawan Marhalim menuturkan, penerapan sistem e-voting merupakan langkah maju mewujudkan proses demokrasi di tingkat desa yang lebih modern, efektif, dan transparan. Iwan menilai sistem digital tersebut dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkades secara keseluruhan.
“Kami dukung penuh karena Pilkades dengan sistem e-voting itu hal yang sangat bagus. Ini menjadi cara efektif kita meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkades kita,” ujarnya, Senin (03/8).
Iwan membandingkan pelaksanaan Pilkades konvensional dengan sistem digital yang akan diterapkan tahun ini. Menurutnya, penerapan e-voting menjadi capaian yang layak dibanggakan bagi KSB dibanding daerah lain yang masih menggunakan metode pemungutan suara manual.
“Kalau masih konvensional itu biasa-biasa saja, kalau Pilkades menggunakan digital atau biasa disebut e-voting itu baru KSB luar biasa,” katanya.
Iwan juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tepat yang diambil Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah dalam menerapkan sistem e-voting pada Pilkades tahun ini. Iwan menyebut kebijakan tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri bagi wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun Indonesia timur.
“Kita sangat apresiasi langkah tepat dan cepat Bupati KSB, ini menjadi sejarah tersendiri di NTB maupun Indonesia timur yang pertama kali melaksanakan Pilkades menggunakan digital,” ujarnya.
Politisi PAN ini meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan Pilkades dengan sebaik-baiknya. “Persiapan matang penting agar pelaksanaan Pilkades di 21 desa berjalan lancar tanpa kendala,” imbuhnya.
Menurut Iwan, kesiapan teknis harus menjadi perhatian utama DPMD, mulai dari perangkat pendukung, sumber daya manusia, hingga sosialisasi kepada masyarakat mengenai mekanisme penggunaan sistem e-voting. Iwan mengingatkan seluruh aspek tersebut saling berkaitan dalam menentukan kelancaran Pilkades digital.
“Kami berharap DPMD benar-benar menyiapkan segala sesuatunya sejak dini sehingga pelaksanaan Pilkades digital di 21 desa bisa berjalan aman, lancar, dan sukses,” cetusnya.
Sebagai mitra kerja DPMD, Iwan menyatakan Komisi II DPRD KSB siap memberikan dukungan penuh agar seluruh tahapan Pilkades berbasis digital dapat terlaksana sesuai rencana. Ia berharap sinergi antara DPRD dan DPMD dapat mengawal proses tersebut hingga tahap akhir.
“Komisi II tentu akan memberikan dukungan penuh kepada DPMD. Kami berharap seluruh proses berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini menjadi contoh penerapan demokrasi desa yang semakin maju,” tegasnya. (M-01)
