Hadapi Lomba STBM, Desa Kiantar Mulai Benahi Sanitasi Lingkungan

POTO TANO, MEDIAKSB – Pemerintah Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, mulai membenahi kesiapan desa menghadapi penilaian lomba Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Langkah itu diawali dengan sosialisasi STBM di Aula Kantor Desa Kiantar, Selasa (20/10).
Kepala Desa Kiantar, Hasbullah menyebut pertemuan tersebut sebagai ajang evaluasi bersama. Melalui forum ini, pemerintah desa ingin memetakan kekurangan yang masih ada sebelum tim penilai turun ke lapangan.
“Rapat ini menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi kesiapan desa, mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dibenahi, serta menyusun langkah konkret dalam menghadapi penilaian lomba STBM,” ujarnya.
Sosialisasi yang berlangsung pagi hari itu diikuti sekitar 30 peserta. Hadir Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kiantar, para kepala dusun dan ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, AGR Desa Kiantar, serta warga setempat.
Hasbullah menegaskan, kelengkapan dokumen saja tidak cukup untuk membawa desa meraih hasil terbaik. Menurutnya, kondisi lingkungan yang benar-benar bersih justru menjadi kunci utama dalam penilaian.
“Keberhasilan dalam lomba STBM tidak semata-mata ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” tegasnya.
Kades juga mengingatkan, penerapan STBM menuntut keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Peran itu mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, kepala dusun, ketua RT, hingga setiap keluarga di Kiantar.
Hasbullah juga meminta warga tidak menjadikan lomba sebatas target tampil baik di hadapan penilai. Ia ingin persiapan ini melahirkan perubahan perilaku yang bertahan setelah penilaian usai.
“Persiapan lomba ini harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan nyata di tengah masyarakat,” kata Hasbullah.
Hasbullah menambahkan, perilaku hidup bersih dan sehat harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, hasil pembenahan tidak hanya terlihat saat tim penilai datang.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) turut memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi. Materi berfokus pada pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya menjaga sanitasi lingkungan demi kesehatan keluarga.
Usai pemaparan materi, peserta diberi kesempatan menyampaikan masukan dan saran. Sesi tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyumbangkan gagasan terkait pembenahan sanitasi di lingkungan masing-masing. (M-02)
