Sekda KSB Minta OPD Hindari Penumpukan Kegiatan di Akhir Tahun

TALIWANG, MEDIAKSB – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Hairul Jibril, meminta seluruh perangkat daerah menghindari penumpukan pelaksanaan kegiatan pada akhir tahun anggaran.
Sekda mendorong perangkat daerah mempercepat pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun anggaran. Hairul juga meminta peningkatan koordinasi antar unit kerja serta monitoring dan evaluasi berkala terhadap progres fisik maupun keuangan.
“Langkah ini bertujuan agar pelaksanaan APBD berjalan lebih optimal. Risiko keterlambatan realisasi anggaran pun dapat diminimalisasi,” katanya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) KSB beberapa waktu lalu.
Sekda juga menekankan keselarasan antara perencanaan pembangunan, penyusunan anggaran, hingga pelaksanaan APBD. Keterpaduan itu, Hairul nilai penting agar seluruh program berjalan efektif, efisien, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan pengelolaan keuangan tidak hanya terukur dari besarnya anggaran. Ukuran lainnya adalah kemampuan anggaran mendukung prioritas pembangunan, menghasilkan output terukur, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” paparnya.
Kepala BPKAD KSB, Amir Sarifuddin menyampaikan, pelaksanaan APBD harus konsisten dengan perencanaan dan target kinerja yang telah ditetapkan. Percepatan realisasi anggaran perlu diimbangi kualitas kegiatan, kepatuhan terhadap peraturan, serta tertib administrasi dan pertanggungjawaban keuangan.
“Peserta didorong memahami tata kelola keuangan daerah secara menyeluruh. Cakupannya mulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan APBD, penatausahaan keuangan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban,” katanya.
Bimtek ini juga memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam mengatasi kendala perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan kegiatan. Upaya itu diharapkan menekan potensi ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran sejak tahap awal.
BPKAD KSB berkomitmen mendorong tata kelola keuangan daerah yang semakin berkualitas. Komitmen itu berjalan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kualitas penganggaran, optimalisasi pengendalian APBD, serta peningkatan kualitas pelaporan keuangan.
“Bimtek ini juga diharapkan mendorong pola kerja aparatur yang lebih terintegrasi, disiplin, dan berorientasi pada kinerja,” tutup Amir. (M-02)
