KPU Goes to School, Edukasi Pemilih Muda dan Pemula

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar kegiatan “KPU Goes to School” sebagai upaya edukasi bagi para pemilih muda dan pemula. Acara yang diadakan di beberapa sekolah menengah atas di KSB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai pelaksanaan (Pemilihan Kepala Daerah) Pilkada Serentak 2024, termasuk informasi terkait waktu dan mekanisme pemungutan suara serta kandidat yang akan dipilih.

Ketua KPU KSB, Herman Jayadi, menjelaskan bahwa program ini adalah langkah konkret KPU untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran politik di kalangan generasi muda. “KPU Goes to School ini kami laksanakan agar pemilih muda dan pemula dapat mengenal proses pemilu dengan baik. Kami ingin mereka paham betul bahwa suara mereka penting untuk menentukan masa depan daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini pada Selasa (29/10).

Kegiatan ini dikemas secara menarik dengan memadukan sesi informasi dan diskusi interaktif. Para peserta yang sebagian besar siswa kelas XI dan XII diberikan informasi mendetail tentang hari dan tanggal pemungutan suara dalam Pilkada Serentak 2024. 

“Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai apa saja yang akan dipilih dalam Pilkada nanti, seperti pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, serta bagaimana proses pemilihannya dilakukan,” lanjut Ketua KPU.

Untuk memperkuat pesan edukatif, Hj sapaan akrabnya menyampaikan, dalam kegiatan KPU Goes to School, juga diselenggarakan Nonton Bersama (Nobar) dengan film berjudul ‘Tepatilah Janji’. Film ini menggambarkan pentingnya komitmen dan integritas dalam menjalankan amanah serta memilih pemimpin yang bertanggung jawab.

“Lewat film ini, kami harap para pemilih muda dapat memahami betapa pentingnya memilih pemimpin yang berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap janjinya kepada masyarakat,” katanya.

Masih Keterangan Hj, respon dari para siswa sangat positif, terlihat dari antusiasme mereka saat sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan mengenai hak pilih, kriteria pemimpin yang baik, hingga dampak dari memilih atau tidak memilih dalam pemilu.

“Para peserta sangat aktif mengikuti kegiatan, terlihat dari pertanyaan yang mereka lontarkan. Terlebih saat pemutaran film, semua memperhatikan,” akunya.

Melalui kegiatan ini, Hj berharap bisa meningkatkan kesadaran politik generasi muda, terutama yang akan memberikan suara untuk pertama kalinya pada Pilkada Serentak 2024. “Kami ingin generasi muda tidak sekadar tahu, tetapi juga berpartisipasi aktif dan memahami bahwa pilihan mereka memiliki dampak besar bagi masa depan daerah,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *