Realisasi APBD KSB 2025 Cetak Sejarah 150 Persen, Raih WTP ke-12

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencetak sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah setelah realisasi pendapatan APBD 2025 menembus 150,48 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini diumumkan Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., dalam Rapat Paripurna ke-11 DPRD KSB Masa Sidang III Tahun 2026, Senin (8/6).
Dari target pendapatan sebesar Rp1,915 triliun, realisasi yang berhasil dicapai mencapai Rp2,881 triliun atau sebesar 150,48 persen. Angka ini menjadi realisasi pendapatan tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Sumbawa Barat.
“Alhamdulillah, Pemda KSB kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk yang ke-12 kalinya secara berturut-turut. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dan dukungan DPRD dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan,” ujar H. Amar, sapaan akrab Bupati.
Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Kedua regulasi itu mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan keuangan yang telah diaudit BPK kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah KSB Tahun Anggaran 2025 diserahkan kepada BPK Perwakilan NTB pada 31 Maret 2026, dan hasil audit resmi diterima pemerintah daerah pada 25 Mei 2026.
Raihan WTP ke-12 berturut-turut membuktikan konsistensi KSB menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Tidak ada satu pun tahun anggaran yang terputus dari predikat tertinggi audit BPK tersebut sejak KSB mulai meraihnya.
Atas keberhasilan realisasi pendapatan yang melampaui target secara signifikan, KSB memperoleh penghargaan bergengsi APBD Award dari Kementerian Dalam Negeri sebagai daerah yang berhasil mencatat realisasi pendapatan dan peningkatan PAD tertinggi di tingkat nasional.
Penghargaan nasional ini menegaskan posisi KSB sebagai salah satu daerah dengan kinerja fiskal terbaik di Indonesia. Capaian ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi KSB untuk menarik perhatian investor dan memperkuat kepercayaan pemerintah pusat dalam mengalokasikan berbagai program strategis ke daerah.
Di sisi belanja, realisasi anggaran mencapai Rp2,059 triliun atau sebesar 92,09 persen dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp2,236 triliun. Capaian ini menunjukkan kemampuan pemerintah daerah menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat secara efektif sepanjang 2025.
Realisasi penerimaan pembiayaan daerah mencapai Rp332,8 miliar atau sebesar 100,36 persen dari target yang ditetapkan. Angka ini membuktikan kinerja keuangan daerah tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan secara penuh.
Total aset Pemerintah KSB per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp4,611 triliun, meningkat sebesar Rp726,5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan aset yang signifikan ini mencerminkan bertambahnya kapasitas dan kekuatan modal pembangunan daerah untuk jangka panjang.
H. Amar menegaskan, WTP ke-12 dan sederet capaian finansial bersejarah ini bukan alasan untuk berpuas diri. Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan sebagai fondasi utama mewujudkan visi KSB Maju Luar Biasa demi kesejahteraan seluruh masyarakat. (M-01)
