RSUD Asy-Syifa Perketat Keamanan Pasca Insiden Pencurian

Bagikan ke :
Foto: Direktur RSUD Asy-Syifa, dr. Carlof, M.MRS, MQM

Taliwang, MediaKSB, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memperketat sistem keamanan setelah insiden pencurian yang terjadi baru-baru ini. Dalam peristiwa tersebut, satu unit laptop milik rumah sakit raib digondol pencuri. Laptop tersebut diketahui berisi data penting yang berkaitan dengan operasional rumah sakit.

Insiden tersebut sontak menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut keamanan dan perlindungan data di fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah. Menyikapi kejadian tersebut, manajemen RSUD Asy-Syifa langsung mengambil langkah-langkah antisipatif guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari

Direktur RSUD Asy-Syifa, dr. Carlof, M.MRS, MQM, melalui pernyataannya di grup WhatsApp (WA) Warga Sumbawa Barat menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan internal. “Untuk meningkatkan keamanan di lingkungan RS, saat ini kami tingkatkan patroli yang dilakukan oleh keamanan RS,” tulisnya pada Jumat (11/4).

Lebih lanjut, dr. Carlof sapaan akrabnya, akses masuk ke RS nantinya akan lebih diawasi, terutama bagi pihak-pihak yang bukan pengunjung resmi. Identifikasi setiap orang yang masuk akan diperketat, baik pada jam kunjungan maupun di luar jam operasional.

“Termasuk identifikasi pengunjung-pengunjung yang masuk ke RS baik di jam kunjungan maupun di luar jam kunjung,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung sistem pengawasan berbasis teknologi, RSUD Asy-Syifa juga berencana menambah titik kamera pengawas (CCTV) di berbagai lokasi strategis di lingkungan rumah sakit, khususnya di area yang dinilai rawan terjadi tindak kejahatan.

“Titik-titik CCTV juga akan diperbanyak lagi di dalam lingkungan RS,” imbuhnya.

Menanggapi masukan warga di grup WA terkait kurangnya penerangan di beberapa area rumah sakit, dr. Carlof juga menginformasikan bahwa tim teknis RSUD telah diturunkan untuk melakukan perbaikan dan penggantian lampu yang mati.

“Untuk lampu penerangan yang mati, dalam proses penggantian oleh tim kami. Kalau ada masukan konstruktif dari teman-teman, kami sangat harapkan,” pungkasnya.

Langkah cepat dan responsif dari pihak rumah sakit ini diharapkan mampu mengurangi resiko pencurian dan tindakan ilegal yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Langkah ini juga merupakan komitmen manajemen RSUD Asy-Syifa agar dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan terlindungi, baik bagi pasien, pengunjung, maupun seluruh tenaga medis rumah sakit. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *