Pemdes Maluk Gelar Halal Bihalal Pasca Libur Lebaran Idul Fitri

Maluk, MediaKSB, – Pemerintah Desa (Pemdes) Maluk menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi pasca libur Lebaran Idul Fitri 1446 H. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh masyarakat dan berbagai unsur penting sebagai upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan antar elemen masyarakat.
Acara yang digelar oleh Pemdes Maluk ini dihadiri langsung oleh Camat Maluk, Muliadi, S.P, Kepala Desa se-Kecamatan Maluk, Kapolsek Maluk, Kompol Tohir, S.H. Danposramil Maluk, Ketua Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Kecamatan Maluk, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Maluk, perangkat desa, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa, kader Posyandu, perwakilan dunia pendidikan dari TK, PAUD, SDN 1 dan 2 Maluk, TK PGRI 2 Maluk, serta perwakilan dari PT Pradana Indah Lestari (PIL). Tidak ketinggalan, tokoh agama dan tokoh masyarakat turut hadir dalam acara tersebut.
Kepala Desa (Kades) Maluk, Baharuddin, SE., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh tamu undangan. “Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kami atas nama Pemdes Maluk juga memohon maaf jika dalam pelayanan selama ini masih terdapat banyak kekurangan dan kesalahan,” ujarnya dengan penuh kerendahan hati.
Baharuddin sapaan akrabnya juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menjadikan acara ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Ramadhan.
“Kegiatan halal bihalal ini merupakan momentum kita semua untuk mempererat silaturahmi dan merekatkan hubungan antar pemerintah dengan masyarakat. Semoga pola koordinasi antar desa dan pemerintah kecamatan untuk kesejahteraan masyarakat,” harap Kades.
Usai sambutan dari Kades Maluk, acara Halal Bihalal ini dilanjutkan dengan tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Maulana Husain.
Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana mengajak seluruh yang hadir untuk saling memaafkan dan membersihkan hati dari rasa benci dan dengki. “Tidak ada manusia yang sempurna, oleh karena itu mari kita saling memaafkan dan memperbaiki hubungan sesama,” tuturnya.
Seluruh tamu undangan menyimak dengan baik isi tausiyah. Ustadz Maulana berharap pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa Maluk.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama, sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan. Suasana kekeluargaan begitu terasa di antara para tamu undangan, menandai semangat baru untuk melanjutkan pelayanan dan pembangunan desa yang lebih baik pasca libur. (M-01)

