Diskominfo KSB Gelar Sosialisasi CSIRT, Perkuat Kesiapsiagaan Siber Perangkat Daerah
Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) atau CSIRT (Computer Security Incident Response Team) bertempat di Aula Diskominfo KSB, sebagai upaya memperkuat sistem keamanan siber di lingkungan pemerintah daerah pada Rabu (25/06).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Safrudin, S.H., M.H., dan Sub Koordinator Keamanan Informasi, R. Ronald Ommy Yulyantho, S.T., M.T..
Dalam paparannya, Safrudin menegaskan pentingnya tata kelola keamanan informasi di era digital, terutama bagi instansi pemerintah yang kini sangat bergantung pada layanan berbasis elektronik.
Safrudin menyebut, pembentukan CSIRT merupakan langkah strategis yang sejalan dengan regulasi nasional untuk melindungi proses digitalisasi dari berbagai ancaman, seperti peretasan, malware, dan pencurian data.
“CSIRT harus mampu menerima laporan insiden, menganalisis akar masalah, melakukan mitigasi, dan berkoordinasi dengan tim di tingkat provinsi dan nasional. Kita semua adalah penjaga sistem elektronik di OPD masing-masing,” tegasnya.
Safrudin juga mengingatkan, pembentukan CSIRT adalah amanat dari Perpres Nomor 95 Tahun 2018, Perpres Nomor 132 Tahun 2022, dan Peraturan BSSN Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Insiden Siber.
Sementara itu, Kepala Diskominfo KSB, Ir. Abdul Muis, M.M., menegaskan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil rakor Diskominfo se-NTB serta kunjungan ke Diskominfo Lombok Utara.
Abdul Muis menyoroti pentingnya perlindungan sistem terhadap berbagai aplikasi penting, seperti Smart City, SPBE, dan program unggulan daerah Kartu Sumbawa Barat Maju. “Kita harus melindungi data dan informasi dengan serius. Para perwakilan OPD diharapkan dapat menjadi pionir dalam menjaga keamanan siber di instansinya masing-masing,” tegasnya.
Di sisi lain, Kabid Statistik dan Persandian Diskominfo KSB, Laela Amrullah, S.E., M.M., turut melaporkan bahwa pihaknya telah menyusun dokumen pendukung dan sedang mempersiapkan instalasi website TTIS/CSIRT sebagai pusat layanan dan koordinasi insiden siber.
Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah KSB berharap seluruh perangkat daerah semakin sadar dan siap menghadapi ancaman digital, sekaligus membangun ekosistem CSIRT yang kokoh dan responsif. (M-03)

