Bandara Kiantar Siap, Bupati Optimis Dongkrak Pariwisata

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan pembangunan infrastruktur Bandara Kiantar di Kecamatan Poto Tano telah memasuki tahap akhir. Oleh karena itu, Bupati KSB merasa optimis bahwa kehadiran bandara ini akan menjadi motor penggerak utama bagi sektor pariwisata daerah.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa pemanfaatan bandara tidak hanya terbatas untuk kepentingan operasional perusahaan tambang. Sebaliknya, bandara ini rencananya juga akan terbuka untuk penerbangan komersil guna mempermudah akses wisatawan menuju destinasi unggulan di Bumi Pariri Lema Bariri.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., dalam pidatonya saat peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-22, mengumumkan perkembangan terbaru terkait kesiapan operasional Bandara Kiantar, Poto Tano, yang rencananya akan mulai beroperasi dalam waktu dekat.
“Pada 22 Oktober lalu, Bandara Kiantar Poto Tano telah mendapatkan izin operasional. Uji kalibrasi, landing dan take off juga sudah lulus dan layak,” ujarnya, Kamis (20/11).
H. Amar, sapaan akrab Bupati menambahkan, AMMAN, selaku pihak yang berperan dalam pembangunan fasilitas tersebut, akan mendaftarkan bandara untuk mendapatkan lisensi internasional pada Desember mendatang.
Selain itu, Bupati mengungkapkan bahwa pembukaan rute penerbangan pertama sudah masuk dalam rencana kerja beberapa maskapai. Dalam beberapa bulan ke depan, rute perdana Poto Tano–Halim Perdanakusuma Jakarta akan mulai tersedia.
“Kita sedang dalam fase penyelesaian akhir. Bahkan, kami sudah mulai menjajaki kerja sama dengan beberapa maskapai agar layanan komersil bisa segera terealisasi. Operasional bandara akan menjadi pengungkit luar biasa bagi industri pariwisata di Sumbawa Barat,” tegasnya.
Baca Berita Terkait : H Amar: Bandara Kiantar Menjadi Penopang Pengembangan Pariwisata KSB
Pandangan Legislatif Tentang Bandara Kiantar
Sinyal kesiapan bandara juga terdengar dari Ketua Komisi III DPRD KSB, H. Basuki AR, S.E., melalui unggahan di media sosial pribadinya. H. Basuki mengabarkan, pada Rabu (19/11), pesawat Kementerian Perhubungan telah melakukan pendaratan perdana untuk melaksanakan kalibrasi dan pengecekan sistem navigasi di Bandara AMMAN.
“Bandara ini kedepan akan menjadi bandara umum yang melayani penerbangan domestik, manfaatnya untuk akses transportasi cepat ke Sumbawa Barat,” tulisnya.
H. Basuki menilai, akses udara akan memperkuat konektivitas wilayah dan membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah. “Dengan semakin cepat dan terbukanya akses ke KSB, semoga akan mempercepat pertumbuhan daerah dan membawa KSB maju ke depan,” tulisnya.
Dengan rangkaian tahapan tersebut, operasional Bandara AMMAN di Kiantar, akan menjadi momentum signifikan bagi Sumbawa Barat untuk memperluas jejaring ekonomi, pariwisata, serta investasi yang mampu mengakselerasi pembangunan daerah dalam beberapa tahun mendatang. (M-02)
