Perkuat Mitigasi Kebencanaan, KSB Akan Segera Memiliki PUSDALOPS-PB

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini sedang membangun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB), sebuah fasilitas yang dirancang menjadi pusat kendali informasi kebencanaan, baik sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.

Kepala BPBD KSB, Abdullah, S.Pd., menjelaskan, PUSDALOPS-PB merupakan salah satu infrastruktur vital yang wajib dimiliki instansi kebencanaan. Di dalamnya, seluruh informasi kebencanaan akan dihimpun secara terpusat dan real-time agar proses analisis, pelaporan, hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

“Gedung ini menjadi tulang punggung BPBD. Semua informasi pra, saat, dan pasca bencana akan dipusatkan di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (02/12).

Kaban menambahkan, data yang masuk ke PUSDALOPS-PB bersumber dari berbagai instansi nasional seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan bahkan Basarnas.

Tidak hanya itu, sistem tersebut juga terhubung dengan satelit sehingga memberikan cakupan informasi yang jauh lebih luas hingga mancanegara.

“Melalui satelit, informasi yang kita dapatkan bahkan mencakup seluruh dunia. Ini sangat membantu dalam membaca potensi bencana dan memprediksi kondisi lapangan,” imbuh Abdullah.

Selain pengembangan gedung pusat operasi, BPBD KSB juga tengah melengkapi sarana pendukung penanganan darurat. Peralatan selam untuk operasi pencarian dan penyelamatan telah dipersiapkan, ditambah dengan perbaikan speed boat untuk mobilitas cepat di wilayah perairan. Perlengkapan keselamatan lainnya seperti pelampung, perangkat evakuasi, serta logistik darurat turut diperkuat.

Menurut Abdullah, penguatan peralatan ini sejalan dengan kebutuhan KSB yang memiliki kondisi geografis beragam, mulai dari pesisir, perbukitan, hingga pemukiman padat penduduk. BPBD harus memastikan kesiapsiagaan operasional berjalan optimal ketika situasi darurat terjadi.

“Semua perlengkapan ini disiapkan agar tim bisa bergerak cepat. Kesiapsiagaan bukan hanya soal informasi, tapi juga kemampuan turun ke lapangan dengan perlengkapan yang memadai,” jelasnya.

Dengan hadirnya PUSDALOPS-PB dan penguatan sarana pendukung, BPBD KSB menargetkan respons kebencanaan di daerah dapat menjadi lebih terkoordinasi, profesional, dan efektif. Abdullah berharap fasilitas baru ini menjadi langkah penting menuju daerah yang lebih tangguh menghadapi risiko bencana. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *