Sempat Viral, Satpol PP KSB Cek Lokasi Tawuran Remaja di KTC

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Kabar dugaan maraknya tawuran remaja di area belakang Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang sempat viral di media sosial ternyata tidak terbukti. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KSB langsung turun ke lokasi pada, Sabtu malam (6/6), dan menemukan situasi jauh berbeda dari informasi yang beredar.

Kepala Satpol PP KSB, H. Syarifuddin, menjelaskan petugas Seksi Operasi dan Pengendalian bergerak cepat ke lokasi begitu informasi tawuran mulai ramai diperbincangkan di media sosial. Hasilnya, tidak ada tawuran maupun perkelahian yang ditemukan di sana.

“Petugas mendapati sejumlah anak-anak dan remaja sedang berkumpul sambil bermain game online. Dua orang di antaranya hanya sedang bercanda dengan bermain kejar-kejaran dan saling pukul ringan sebagai bagian dari permainan,” ujarnya.

Syarifuddin menduga aktivitas bercanda antar remaja itu terlihat mencurigakan dari kejauhan sehingga menimbulkan persepsi berbeda di mata warga yang melihatnya. Persepsi itulah yang kemudian menyebar cepat di media sosial dan berkembang menjadi kabar tawuran yang meresahkan masyarakat.

Meski situasi aman, petugas tetap memberikan imbauan kepada seluruh remaja di lokasi agar segera pulang ke rumah karena waktu sudah larut malam. Langkah ini merupakan bagian dari patroli rutin Satpol PP dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah KSB.

Syarifuddin menjelaskan, area parkir Kantor Dinas Perkim memang sudah lama menjadi tempat favorit anak-anak dan remaja untuk berkumpul. Lokasinya yang terang dan relatif aman membuat kawasan ini ramai dikunjungi anak muda setiap malam.

“Dari hasil patroli yang selama ini kami lakukan, tidak pernah ditemukan aktivitas yang melanggar norma hukum maupun norma sosial di lokasi tersebut. Kawasan ini juga berada dalam pengawasan petugas penjaga malam sehingga situasi keamanan tetap terpantau,” jelasnya.

Tim Satpol PP KSB juga menjaring dua pelajar berseragam yang kedapatan berkeliaran di kawasan KTC pada jam sekolah. Saat diperiksa, keduanya mengaku sudah pulang sekolah dan langsung menuju lokasi tersebut tanpa berganti pakaian terlebih dahulu.

Petugas langsung memberikan sanksi edukatif kepada kedua pelajar tersebut. Mereka diimbau segera pulang ke rumah untuk berganti seragam dan meminta izin kepada orang tua sebelum kembali beraktivitas di luar.

“Kepedulian masyarakat dalam melaporkan potensi gangguan ketertiban sangat kami apresiasi. Tapi verifikasi informasi tetap menjadi langkah penting untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif,” tutup Kasat. (M-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *