35 Mahasiswa KSB Terima Beasiswa Daerah 2026 Gelombang I

Bagikan ke :
MEDIAKSB - Kepala Dikbud KSB, Agus.
MEDIAKSB – Kepala Dikbud KSB, Agus.

TALIWANG, MEDIAKSB – Sebanyak 535 mahasiswa asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditetapkan sebagai penerima Beasiswa KSB Tahun 2026 Gelombang I. Penetapan itu disampaikan secara resmi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB, (01/10).

Kepala Dikbud KSB, Agus merinci, penerima terbagi ke dalam tiga kategori, yakni Beasiswa Berprestasi Akademik, Beasiswa Berprestasi Nonakademik, dan Beasiswa Tidak Mampu. Kategori akademik menjadi yang paling dominan dengan 454 mahasiswa, atau sekitar 85 persen dari total penerima.

“Enam belas mahasiswa menerima Beasiswa Berprestasi Nonakademik dan 65 mahasiswa masuk kategori Beasiswa Tidak Mampu,” jelasnya.

Jika digabung, jumlah penerima dari dua jalur prestasi mencapai 470 mahasiswa. Jumlah penerima jalur akademik sendiri hampir tujuh kali lipat penerima kategori tidak mampu, yang porsinya sekitar 12 persen. Adapun jalur nonakademik menjadi kategori dengan penerima paling sedikit, sekitar 3 persen.

Dikbud menilai dominasi kategori akademik menggambarkan tingginya capaian mahasiswa KSB di berbagai perguruan tinggi. Meski demikian, pemerintah daerah tetap membuka dukungan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan.

Para penerima ditetapkan setelah melalui proses pendaftaran yang dibuka selama sebulan penuh, 1–31 Agustus 2026. Seluruh calon penerima kemudian menjalani tahapan verifikasi administrasi dan seleksi sesuai ketentuan program. Hasil dari tahapan itulah yang menjadi dasar penetapan penerima Gelombang I.

Agus memastikan, penetapan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Data penerima, menurut Agus, tidak ditambah maupun dikurangi di luar mekanisme seleksi yang berlaku.

Agus juga menyebut program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda. Melalui tiga kategori tersebut, pemerintah daerah memberi apresiasi kepada mahasiswa berprestasi sekaligus menopang mereka yang terkendala biaya.

“Beasiswa diberikan sebagai penghargaan atas prestasi sekaligus instrumen untuk memperluas pemerataan akses pendidikan tinggi,” tegasnya.

Penyaluran beasiswa diharapkan meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa asal KSB, baik bagi penerima jalur prestasi maupun jalur tidak mampu. Agus juga ingin bantuan tersebut tidak berhenti sebagai bantuan biaya, tetapi mendorong penerima menjaga capaian selama menempuh studi.

“Harapannya jadi pemantik agar mahasiswa terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” katanya.

Program beasiswa ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah KSB memperkuat akses pendidikan tinggi bagi warganya. Pemerintah daerah menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian penting dari kemajuan daerah, sejalan dengan semangat KSB Maju Luar Biasa. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *