DPUPR KSB Siap Ciptakan KLA, DP2KBP3A Yakin Predikat Naik Madya

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berkomitmen untuk terus berupaya memperbaiki predikat status Kabupaten Layak Anak (KLA), sehingga sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan memberikan dukungan dan siap menciptakan lingkungan aman dan ramah anak dalam lingkup kerja.
“Kami sudah mulai menciptakan lingkungan aman dan ramah anak, termasuk menggelar kegiatan dengan pelibatan anak-anak itu sendiri, sementara kawasan bermaian sudah menjadi perhatian untuk disiapkan pada awal tahun mendatang,” aku Arkamuddin, S.Pi, M.Si selaku sekretaris DPUPR KSB.
Selain mendukung upaya meningkatkan predikat yang diterima terkait KLA, DPUPR KSB juga ingin menciptkana lingkungan yang ramah. Hal itu harus dibuktikan dengan ketersediaan fasilitas dan tempat bermain anak. “Kami juga sudah merencanakan fasilitas pendukung bagi disabilitas, sehingga tetap bisa mendatangi DPUPR KSB,” lanjutnya.
Sementara H Tuwuh selaku kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mengingatkan, jika KSB saat ini masih pada predikat pratama. “Saya sangat yakin pada tahun mendatang akan ada peningkatan predikat menjadi Madya,” ucapnya.
Optimisme itu sangat beralasan, dimana dalam setahun terakhir, banyak upaya yang sudah dilaksanakan pemerintah untuk memenuhi seluruh elemen dasar penilaian KLA. Melibatkan secara aktif seluruh OPD pengampu termasuk pihak lain di luar struktur pemerintahan daerah. “Pihak ketiga seperti dunia usaha juga kami turut libatkan untuk mendukung penerapan KLA,” paparnya.
Bukti upaya yang dilakukan pemerintah KSB untuk memperbaiki predikat KLA-nya sejauh ini sebelumnya sempat mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Saat kedatangannya ke KSB baru-baru ini, menteri bahkan akan meminta dilakukan evaluasi terhadap status KLA yang masih pratama. Dijelaskan, H. Tuwuh, jika mengacu pada hasil penilaian internal, elemen-elemen dasar KLA yang dimiliki KSB saat ini sudah cukup tinggi bahkan sudah melampaui kriteria predikat pratama. “Kalau hasil pemeriksaan kita sebenarnya sudah nindya bahkan utama predikat kita. Tapi kan untuk penetapan predikat itu hitungannya penilaian provinsi dan pusat, jadi ya kita ikut saja,” paparnya.
Berikutnya, H. Tuwuh menyebutkan, komitmen lain pemerintah KSB ke depan dalam rangka penerapan KLA adalah daya dukung infrastruktur. Ia menjelaskan, mulai tahun depan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pemerintah telah menyiapkan sejumlah program fisik yang fokus menyiapkan beragam fasilitas untuk kenyamanan anak. (M-02)
