Beasiswa Kedokteran, Bupati KSB Tanda Tangani MoU Bersama Unram

Bagikan ke :

Taliwang, Media KSB,- Dr Ir H W Musyafirin, MM selaku Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), telah melakukan penanda tanganan kesepakatan bersama Prof. Bambang Hari Kusumo, M. Agr. ST, P. Hd selaku Rektor Universitas Mataram (Unram). Perjanjian kerjasama itu dalam rangka Peningkatan SDM Kesehatan KSB pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram dan Beasiswa Kedokteran bagi Mahasiswa asal KSB.

H Firin sapaan akrab Bupati KSB pada kesempatan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor Unram yang telah menunjukkan keberpihakannya terhadap persoalan KSB, terutama terkait kerisauan dengan ketersediaan tenaga kesehatan yang lebih khusus tenaga dokter. “Kami pernah membuka formasi 20 lowongan Spesialis, Dokter umum dan Dokter gigi, namun yang daftar hanya seorang dokter gigi saja,” ucapnya.

Persoalan lainnya, dokter yang telah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) justru meminta pindah meskipun belum 10 tahun mengabdi, termasuk ada yang minta melanjutkan sekolah. “Kami ingin memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia bidang Kesehatan yang ada di KSB, sehingga langsung merespon program kerjasama yang diusulkan rektor saat bertandang ke KSB beberapa waktu lalu,” akunya.

Terkait dengan jatah kuota yang diberikan oleh pihak Unram dalam PKS tersebut, Bupati menyampaikan bahwa KSB siap berapa pun jatah yang diberikan, tanpa batas. Jika 30 persen jatah yang di kelola oleh Unram, tidak ada yang mau ngambil insyallah KSB siap. Pemerintah Daerah akan membiayainya sampai jadi dokter. “Kami akan konsultasikan dengan BPK dan BPKP untuk program kerjasama ini kita akan bayar didepan. Kita tidak ingin program yang bagus ini dipotong ditengah jalan. Kewajiban kami lunas di tahun ini, dengan syarat tidak merugikan pihak lain. Semua anak – anak KSB yang sekolah dimana saja, sepanjang itu orang KSB, bisa Ikut tes,” tegasnya.

Sementara Prof Bambang mengawali sambutannya mengatakan, komitmen yang dibangun dengan pemerintah KSB merupakan wujud dari kerjasama pentahelik, dimana melibatkan Perguruan Tinggi, Pemerintah, Dunia Usaha, Dunia Industri dan Media. “Kerjasama ini suatu hal yang luar biasa nilainya, semoga akan meningkan SDM kesehatan di KSB, termasuk menghasilkan dokter – dokter yang dapat ditempatkan diseluruh wilayah KSB itu sendiri,” ucapnya. 

Terkait dengan proses penerimaan Mahaasiswa Kedokteran di Universitas Mataram, dirinya menyampaikan bahwa selama ini prosesnya 70 % dikelola oleh Nasional, sementara 30 % nya dikelola oleh Unram sendiri, sehingga menyebabkan mahasiswa yang masuk ke Fakultas Kedokteran Unram banyak yang berasal dari luar NTB. Akan sangat disayangkan Unram yang berada di NTB, tetapi mereka Mahaasiswanya berasal dari luar NTB dan setelah tamat mereka akan pulang ke daerahnya masing-masing.

“Ada 3 yang menjadi tugas kita bersama yaitu yang pertama bagaimana agar kita dapat menghasilkan dokter – dokter yang dapat kita tempatkan di daerah kita sendiri. Kedua, akan kita tingkatkan kemampuan generasi muda yang berprofesi sebagai tenaga Kesehatan, karena di Unram bukan saja S1, tapi juga Dokter spesialis. Para dokter umum bisa kembali lagi menempuh Pendidikan di Unram, untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka di tengah Masyarakat, dan yang ketiga bagaimana agar terjadinya pemerataan tenaga – tenaga dokter yang ada di NTB,” ungkapnya. 

Di akhir sambutannya, Prof Bambang memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Sumbawa Barat atas responnya terhadap Kerjasama tersebut. “ Saya tidak menyangka akan direspon secepat ini oleh Bupati. Saya datang berkunjung ke KSB menawarkan program ini, dan langsung disambut oleh beliau. Saya melihat bahwa inilah pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk mengatasi persoalan Kesehatan di daerahnya. Kita berharap agar kedepannya banyak pemimpin seperti beliau ini di Indonesia,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *