Peringatan Nuzulul Quran, Bupati KSB Ajak Untuk Perbanyak Ibadah

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar peringatan Nuzulul Quran. Kegiatan yang dilaksanakan di masjid Agung Darusalam menjadi bagian dari Safari Ramadhan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pada momentum itu, Dr Ir H W Musyafirin, MM selaku Bupati KSB mengajak seluruh masyarakat dan aparatur untuk memanfaatkan bulan suci ramadhan sebagai ajang instropeksi diri dan memperbanyak ibadah. “Saya mengajak kita semua untuk gemar membaca Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari – hari,” ucapnya.
Bupati menekankan bahwa yang menjadikan pembeda antara yang hak dengan yang bathil adalah Al Quran. “Yang menjadikan pembeda antara yang hak dengan yang bathil adalah Al Quran. Rasulullah Saw bersabda Sebaik – baik ibadah umatku yaitu membaca Al Quran. Oleh karenanya saya mengajak kepada seluruh jamaah untuk menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup, untuk keselamatan kita bukan hanya di dunia, tetapi yang lebih penting yaitu untuk bekal kita di akhirat,” lanjutnya.
Hal penting yang menjadi penekanan Bupati pada kesempatan tersebut yaitu berkaitan dengan akhlak generasi muda hari ini. Bupati menyadari bahwa bahaya Narkoba dikalangan generasi hari ini cukup memprihatinikan. “Saya mengingatkan dan mengajak kepada kita semua terhadap bahaya Narkoba di daerah kita. Saat ini Sebagian besar isi Lapas Sumbawa yaitu mereka yang tersangkut kasus Narkoba. Kita harus berpikir bagaimana kita perangi narkoba ini di dalam masyarakat KSB. Saya mengajak kepada kita semua, para guru, orang tua, untuk mengingatkan anak – anak kita untuk menjauhkan diri dari proatek narkoba. Jangan sampai generasi Sumbawa Barat hari ini terjerumus dalam Narkoba,” tuturnya.
Sebagai informasi, agenda utama adalah Safari ramadhan, tetapi karena kondisi yang tidak yang diinginkan akhirnya konsep kegiatan dirubah menjadi malam peringatan Nuzulul Quran, karena kebetulan malam hari itu bertepatan dengan malam 17 Ramadhan. “Kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini diluar dari rencana sebelumnya. Itulah yang menjadi renungan bagi kita semua bahwa apa yang kita rencanakan belum tentu terjadi dan demikian sebaliknya apa yang tidak kita rencanakan justru terjadi,” urainya. (M-02)
