Dishub KSB Akui, Pendaftaran Casis Kedinasan PTDI-STTD Sudah Dibuka

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengakui, jika sudah dibuka pendaftaran Calon Siswa (Casis) pada Politeknik Transportasi Darat Indonesia – Sekolah Tinggi Transportasi Darah (PTDI-STTD) untuk tahun akademik 2024-2025.
H Abdul Hamid, M.Pd selaku kepala Dishub mengingatkan, jika pendaftaran Casis pada sekolah kedinasan itu akan ditutup pada 13 Juni mendatang. “Sudah dibuka pendaftaran pada sekolah kedinasan yang menjadi salah satu kerjasama pemerintah KSB,” ucapnya.
Lanjut H Hamid sapaan akrabnya, untuk mendapatkan kesempatan sebagai calon siswa sekolah kedinasan dimaksud melalui jalur kerja sama pemerintah KSB, harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada jalur umum. “Saat melakukan pendaftaran ada menu yang mengarahkan pilihan bagi Casis, yaitu jalur umum atau kerjasama daerah,” lanjutnya sambil meyampaikan pendaftaran melalui jalur online pada portal https://dikdin.bkn.go.id/.
Bagi pendaftar jalur kerja sama pemerintah, ada ketentuan khusus yang harus dipenuhi. Di mana pendaftar adalah berasal dari daerah yang melaksanakan kerja sama pendidikan dengan Kemenhub atau PTDI-STTD. “Hajat kita kan program itu untuk putra putri kita. Jadi asli KSB itu mutlak,” cetusnya.
Pada penerimaan tahun ini, tersedia 3 lowongan yang dibuka pada jalur kerja sama Pemda KSB. Diuraikan H. Hamid, ketiganya adalah jurusan D III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ). “Hanya satu jurusan saja tahun ini,” ungkapnya.
Diakui H. Hamid, tiga kuota penerimaan yang dibuka itu adalah jatah terakhir dari kesepakatan kerja sama Pemda KSB dengan Kemenhub. Namun demikian, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) daerah di bidang transportasi Pemda KSB telah mengajukan permohonan tambahan kepada Kemenhub.
Adapun jumlah tambahan yang diajukan Pemda KSB sebanyak 20 kuota. Menurut H. Hamid, saat pertemuan dengan Kemenhub beberapa waktu lalu usulan itu mendapat lampu hijau. Namun untuk merealisasikannya ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum akhirnya disetujui pihak kementerian.
“Intinya ada titik terang soal usulan kita itu. Mudah-mudahan bisa segera final sehingga pada tahun depan program kerja sama pola pembibtan Pemda pada sekolah kedinasan Kemenhub ini bisa kita terus lanjutkan,” harap mantan kepala Disnakertrans KSB ini. (M-03)
