Buka PD-PKPNU, Bupati KSB Minta Kader Bermanfaat Bagi Masyarakat

Taliwang, MediaKSB,- Dr Ir H W Musyafirin, MM selaku Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menghadiri kegiatan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU). Pada kesempatan itu meminta agar seluruh kader bisa bermanfaatkan bagi masyarakat.
H Firin sapaan akrab Bupati KSB berharap kepada seluruh kader yang mengikuti kegiatan, agar bisa menunjukan kemanfaatan atas keberadaan ditengah masyarakat sebagai bentuk perubahan, baik itu perubahan dari sisi perilaku dan semangat, termasuk memiliki komitmen untuk menghantarkan Nahdlatul Ulama (NU) KSB menjadi organisasi yang dapat memberikan manfaat. “Secara umum, apapun organisasi yang kita tekuni harus bermanfaat bagi masyarakat secara umum,” tandasnya.
Pada kesempatan itu H Firin juga mengatakan, kegiatan kaderisasi menjadi sangat penting, agar semangat yang dibangun adalah sesuatu yang sesuai dengan yang kita harapkan, yaitu bernilai, berharga dan bagaimana semangat peran kita sesuaikan dengan kondisi yang ada.
H Firin juga menegaskan bahwa memimpin itu seni. Sesuatu yang bengkok kalau salah cara merubah maka akan patah. Dari 106 orang yang kita kader dan menyebar ke dalam masyarakat harus bisa memberikan manfaat. Kita harus bisa menjalankan standar pengkaderan yang telah diajarkan kepada kita untuk diterapkan di dalam masyarakat.
Dr M Saleh Ending, MA selaku wakil ketua Dea Guru Pengurus Wilayah NU Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan, berdasarkan survey saat ini, terdapat 56 persen warga NU dari total keseluruhan penduduk Indonesia, tapi ini belum cukup menjadi kebanggaan, harus menjadi motivasi, dan harus didorong dengan semangat kaderisasi.
Saleh ending kemudian menambahkan bahwa, Kegiatan ini diperuntukkan bagi kader yang siap menjadi pengurus dan pemimpin di masa yang akan datang. “Regenerasi merupakan sunatullah. NU Maka untuk itu saya ingin mengajak kepada kita semua mari kita bangun masyarakat yang baik. Mari kita bersikap, tawassul, adil ketika menjadi pengurus. Toleran, menjaga amar maruf nahi munkar, menjaga ukhuwah watoniah/berbangsa, dan ukhuwuwah basariah/kemanusiaan,” ungkapnya.
Mufty Imam Suyanto selaku ketua pelaksana kegiatan melaporkan, jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan PK-PDNU sebanyak 106 orang, dimana ada 72 orang laki-laki dan 34 perempuan. Sementara tujuan dilaksanakannya kegiatan, untuk membentuk kader penggerak, baik yang ada dalam struktur maupun yang ada di luar struktur. (M-02)
