Distan KSB Imbau Warga Tetap Waspada Bahaya Rabies

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (Distan KSB) mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk mewaspadai bahaya penyakit rabies. Imbauan ini disampaikan Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) menyusul ancaman penularan Rabies dari hewan pembawa rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera kepada manusia.
Kepala Bidang Keswan Kesmavet, Distan KSB drh. Hikmatul Azmy menjelaskan Rabies merupakan penyakit menular yang bersifat fatal dan tidak dapat disembuhkan setelah gejala muncul. Meski demikian, ia menegaskan penyakit tersebut sepenuhnya dapat dicegah melalui penanganan yang tepat dan responsif.
“Rabies tidak dapat disembuhkan jika gejala sudah muncul, tetapi penyakit ini 100 persen dapat dicegah,” tegas drh. Hikmatul kepada Media KSB, Rabu (02/9).
Azmy mengajak seluruh warga Sumbawa Barat bergerak bersama menjaga lingkungan dan melindungi hewan peliharaan demi mewujudkan daerah yang sehat dan aman dari ancaman Rabies.
“Kami mengajak seluruh warga Sumbawa Barat untuk bergerak bersama menjaga lingkungan dan melindungi hewan peliharaan kita,” ujarnya.
Distan KSB merinci empat langkah sederhana pencegahan Rabies yang perlu diterapkan masyarakat. Pertama, vaksinasi rutin HPR secara berkala di Pusat Kesehatan Hewan dan Peternakan (Puskeswannak) yang tersedia di setiap kecamatan.
Kedua, menghindari kontak langsung dengan HPR liar atau hewan yang berperilaku agresif dan tidak wajar. Ketiga, memelihara HPR secara bertanggung jawab dengan dikandangkan atau diikat di pekarangan rumah, tidak dibiarkan berkeliaran bebas di tempat umum.
“Keempat segera lakukan penanganan darurat jika terjadi kasus gigitan, cakaran, atau jilatan pada luka terbuka. Penanganan pertama yang paling menentukan,” tegasnya.
Azmy mengingatkan warga segera mencuci luka menggunakan sabun di bawah air mengalir selama 15 menit apabila terkena gigitan HPR. Setelah itu, korban diminta segera mendatangi Puskesmas atau rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis dan Vaksin Anti Rabies (VAR).
“Pencucian luka dengan sabun dan air mengalir sangat efektif membunuh dan mengurangi jumlah virus Rabies sebelum menyebar ke sistem saraf. Jangan sampai menunda pelaporan dan pengobatan ke fasilitas kesehatan terdekat,” sambungnya.
Azmy menegaskan, Distan KSB berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi Rabies di setiap kecamatan demi kenyamanan dan keselamatan warga Sumbawa Barat.
“Lindungi hewan, lindungi keluarga, lindungi kita semua. Mari bersama cegah Rabies untuk Sumbawa Barat yang sehat,” pungkasnya. (M-01)
