Ketahanan Pangan Dan Stunting Jadi Agenda Utama Pemdes Senayan

Poto Tano, MediaKSB,- Pemerintah Desa (Pemdes) Senayan Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tahun ini memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dua fokus utama, yakni ketahanan pangan dan penanganan stunting. Keputusan ini sejalan dengan program kerja nasional yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan pangan dan menanggulangi masalah stunting di Indonesia.
Disampaikan H Junaidi selaku Kepala Desa (Kades) Senayan, bahwa tahun ini akan menjadi tonggak baru bagi pembangunan di desanya. Setelah tahun lalu anggaran banyak difokuskan pada pembangunan kantor Desa Senayan.
“Kami menyadari bahwa ketahanan pangan dan stunting adalah dua isu yang sangat vital bagi kesejahteraan masyarakat kami. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mengalokasikan sumber daya dan energi kami untuk memperkuat sektor-sektor yang berkaitan dengan hal ini, setelah pengerjaan kantor sudah selesai dikerjakan,” ujarnya.
H Junaidi menegaskan bahwa Pemdes Senayan tahun ini akan berkomitmen untuk memberikan bantuan pemberdayaan kepada masyarakat, baik berupa bibit dan obat bagi petani serta bantuan beras kepada masyarakat. “Kami akan mendorong pengembangan pertanian masyarakat melalui bantuan bibit dan obat bagi petani serta memberikan bantuan pemberdayaan bagi masyarakat yang kurang mampu,” tegasnya.
Selain itu, penanganan stunting juga menjadi prioritas utama Pemdes Senayan. H Junaidi menjelaskan bahwa mereka akan mengintensifkan program-program kesehatan masyarakat, terutama program yang berfokus pada gizi balita dan ibu hamil. “Kami akan bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan edukasi tentang gizi yang seimbang bagi ibu dan anak-anak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kades menyampaikan harapannya agar seluruh lapisan masyarakat di desa Senayan dapat mendukung dan berpartisipasi aktif dalam upaya ini. “Kami percaya bahwa dengan semangat gotong royong dan kesadaran bersama, kami dapat mengatasi tantangan yang ada dan menciptakan perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat desa kami,” tuturnya.
Di akhir H Junaidi mengatakan, selain partisipatif masyarakat, dukungan pemerintah daerah juga akan sangat membantu keberhasilan dari program yang telah direncanakan. “Harapannya kerja kolaboratif dan dukungan dari pemerintah daerah dapat diberikan untuk mensukseskan program kami,” tutupnya. (M-01)

