Legislator KSB Ingatkan Dampak Sosial Ekonomi Jika Relaksasi Ekspor AMNT Ditunda

Taliwang, MediaKSB, – Anggota DPRD KSB dari Fraksi NasDem, Badaruddin Duri, menilai pelarangan ekspor konsentrat tembaga oleh pemerintah kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang serius bagi daerah.

“Larangan ekspor konsentrat tembaga bagi PT AMNT dampaknya kini semakin dirasakan, bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat NTB, khususnya di KSB sebagai daerah penghasil,” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Menurut Badaruddin, dampak dari kebijakan tersebut sudah terasa sejak awal tahun. Data menunjukkan perekonomian Provinsi NTB mengalami kontraksi sebesar 1,47 persen pada kuartal pertama tahun 2025, sedangkan di tingkat lokal, roda ekonomi masyarakat KSB berjalan lamban.

“Itu enam bulan pertama. Bagaimana sekarang, setelah hampir sepuluh bulan AMNT tidak melakukan penjualan,” ujarnya.

Lebih jauh, Wakil Ketua DPRD KSB ini menilai, jika kebijakan larangan ekspor terus berlanjut, maka dana bagi hasil (DBH) dari sektor pertambangan untuk daerah akan berkurang drastis pada tahun mendatang.

“DTU (Dana Transfer Umum) dari pusat sudah pasti dipangkas tahun depan. Kalau DBH tambang juga tidak maksimal, daerah mau pakai dana dari mana lagi untuk membangun?” tandasnya.

Politisi partai NasDem tersebut menambahkan, kondisi fiskal daerah saat ini semakin berat karena optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sulit dilakukan di tengah lemahnya daya beli masyarakat.

“Mau kita genjot pajak daerah, tapi dengan ekonomi seperti sekarang, masyarakat malah akan semakin tertekan,” imbuhnya.

Meski demikian, Badaruddin menyatakan keyakinannya bahwa PT AMNT tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan smelter sebagaimana disyaratkan pemerintah pusat. Ia menilai perusahaan sudah berupaya maksimal, namun terkendala faktor teknis dan nonteknis yang tidak dapat diatasi dalam waktu singkat.

“Niat baik perusahaan pasti ada. Karena investasi untuk membangun smelter itu bukan uang sedikit yang dikeluarkan AMNT,” pungkasnya. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *