Forum Yasinan Jadi Andalan KSB Wujudkan Pemerintahan Terbuka

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Forum YASINAN (Pelayanan Setara Inklusif ANDalan) masih menjadi inovasi andalan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan partisipatif.

Inovasi tersebut menjadi salah satu praktik terbaik yang dipresentasikan Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., saat kegiatan Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Graha Fitrah, Jumat (17/10).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Misi ke-2 RPJMD KSB 2025–2029, yakni “KSB Maju dalam Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan.” Hadir dalam acara tersebut Ketua KI NTB Drs. H.M. Zaini, Wakil Ketua Asrarudin, S.AP., M.M.Inov., Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi dan Komunikasi Publik Sansuri, S.Pt., M.M., serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika KSB, Ir. Abdul Muis, M.M.

Dalam sambutannya, H. Amar, sapaan akrab Bupati menegaskan, transparansi informasi publik adalah keharusan bagi pemerintahan yang maju dan modern. Melalui forum tersebut, masyarakat dapat berdialog langsung dengan pemerintah, menyampaikan aspirasi, dan menerima informasi publik secara terbuka.

“Kami mewujudkannya melalui inovasi Forum YASINAN yang diadakan setiap malam Jumat,” ujarnya.

Selain Forum Yasinan, Bupati juga menyoroti beberapa program unggulan yang memperkuat keterbukaan informasi, seperti Kartu KSB Maju, KSB Maju Luar Biasa, dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

“Seluruh inisiatif ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dan informasi pemerintah,” paparnya.

Komisi Informasi Provinsi NTB memberikan apresiasi terhadap capaian tersebut. Wakil Ketua KI NTB, Asrarudin, menyatakan, KSB telah menjadi contoh praktik baik dalam keterbukaan informasi publik di daerah.

“KSB sudah membuktikan diri sebagai kabupaten informatif peringkat pertama di NTB,” ungkapnya.

Dukungan terhadap keterbukaan informasi juga diwujudkan melalui keikutsertaan Desa Senayan dalam visitasi Monev kali ini. Desa tersebut menjadi salah satu dari tiga desa informatif yang mewakili NTB di tingkat nasional.

“Keterbukaan informasi publik KSB sudah sangat baik, tinggal kita dorong ke level nasional,” kata Sansuri, Koordinator Bidang SEK KI NTB. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *