Melalui Lomba Riset, BRIDA KSB Libatkan Masyarakat Lahirkan Gagasan Pengembangan Pariwisata Daerah
Taliwang, MediaKSB, – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar lomba penelitian pengembangan pariwisata daerah yang saat ini telah sampai pada masa seminar laporan akhir penelitian pada Senin- Selasa, 28-29 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRIDA untuk mendorong kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui ide-ide inovatif dan berbasis riset, khususnya di sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Puluhan peserta yang terbagi dalam beberapa kategori mempresentasikan hasil penelitian yang telah mereka lakukan selama 2 bulan. Beberapa kategori yang dilombakan di antara nya adalah Karya Tulis Ilmiah Remaja (KTIR), Penelitian Tindakan Kelas (PTK), umum eksak dan umum non eksak.
Kepala BRIDA KSB melalui, Kepala Bidang Litbang, Irfandi, S.IP, M.M.Inov menyampaikan, selain memberikan penghargaan dan hadiah kepada para peserta dengan hasil terbaik, BRIDA juga telah menyiapkan tindak lanjut yang lebih strategis.
“Untuk hasil terbaik, kami akan ikut sertakan dalam kegiatan diseminasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar hasil riset ini benar-benar masuk dalam radar kebijakan pembangunan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, BRIDA KSB juga tengah berupaya agar hasil riset para peserta dapat dipublikasikan secara ilmiah. Melalui kerja sama dengan universitas lokal yang ada di KSB dan Pulau Sumbawa, hasil-hasil penelitian tersebut akan dimasukkan ke dalam sistem informasi riset daerah.
“Ini menjadi langkah konkret untuk memastikan bahwa riset yang lahir dari masyarakat tidak hanya berakhir di meja lomba, tetapi dapat memberi manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah secara transparan,” tambah Irfandi.
Kabid menyampaikan, tahun ini, BRIDA secara khusus menetapkan tema lomba yang lebih spesifik, yakni pengembangan pariwisata daerah. Jika pada tahun sebelumnya tema yang diangkat bersifat umum dan cenderung bias, maka tahun ini riset diarahkan untuk selaras dengan visi pembangunan daerah serta program prioritas Bupati KSB.
“Harapan besar kami, melalui riset-riset ini pemerintah dapat menemukan langkah-langkah baru dan segar dalam mengembangkan pariwisata lokal, sekaligus meningkatkan PAD,” ungkapnya.
Lebih dari itu, BRIDA juga berharap agar melalui kegiatan ini, pelajar di Sumbawa Barat mulai terbiasa dengan iklim dan budaya ilmiah. Hal ini menjadi bekal penting bagi pelajar sebagai persiapan saat memasuki jenjang perkuliahan dan dunia akademik.
“Antusiasnya sangat besar. Dengan membiasakan diri pada proses riset sejak dini, para pelajar diharapkan menjadi generasi yang kritis, analitis, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan,” pungkas Irfandi. (M-01)

