Perkuat Layanan Kesehatan, Pemerintah KSB Serahkan 12 Unit Ambulance TRC
Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyerahkan 12 unit ambulans Tim Reaksi Cepat (TRC) sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan berbasis home care melalui Program Kartu Sumbawa Barat Maju, khususnya KSB Maju Kesehatan.
Seluruh ambulance didistribusikan kepada 10 puskesmas dan 2 unit untuk RSUD Asy-Syifa sebagai bagian dari peningkatan kesiapan fasilitas kesehatan dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan akurat.
Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof, M.MRS., MQM., menyampaikan, keberadaan armada TRC ini dirancang untuk memberikan layanan cepat dan terukur kepada warga. Masyarakat cukup menghubungi call center TRC untuk mendapatkan penanganan awal maupun evakuasi medis sesuai standar pelayanan.
“Ada 10 puskesmas yang menerima ambulans dan dua unit untuk RSUD. Khusus untuk RSUD terdiri dari 1 ambulans rujukan advance dan 1 ambulans jenazah. Dengan pola distribusi ini, kami memastikan akses pelayanan dapat menjangkau seluruh wilayah untuk program Kartu Sumbawa Barat Maju,” jelasnya, Senin (24/11).
Dr. Calof memaparkan, layanan TRC telah menunjukkan tingkat pemanfaatan yang tinggi sejak diluncurkan oleh Bupati pada 20 Mei 2025 lalu. Hingga November 2025, sebanyak 4.417 pasien telah dilayani oleh tim TRC di seluruh wilayah KSB.
Berdasarkan data tersebut, wilayah dengan permintaan tertinggi adalah Jereweh, Taliwang, dan Poto Tano, sejalan dengan tingkat kepadatan penduduk maupun aktivitas harian masyarakat.
Dari seluruh panggilan yang masuk, 83,11 persen merupakan kasus non-emergency, sementara 13,24 persen merupakan kasus emergency yang membutuhkan penanganan cepat. Sebanyak 3,65% adalah layanan terjadwal.
Kategori penyakit yang paling sering ditangani mencakup hipertensi, DM, demam (febris), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan pencernaan, asma, dan perawatan luka. Selain itu, layanan maternal seperti persalinan dan kontrol pasca operasi juga menjadi bagian dari intervensi yang dilakukan TRC di lapangan.
Menurut dr. Carlof, ketersediaan ambulance TRC di setiap puskesmas memperkuat integrasi layanan kesehatan primer dengan kebutuhan masyarakat yang memerlukan pelayanan langsung di rumah.
“Ambulans TRC tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan evakuasi, tetapi juga sebagai fasilitas layanan awal yang mendekatkan tenaga kesehatan kepada warga. Tambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” tutupnya. (M-01)

