Tak Siap Data, Komisi II DPRD KSB Batalkan Rapat dengan Dinas Pertanian

Taliwang, MediaKSB, – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memutuskan membatalkan rapat dengan Dinas Pertanian (Distan) KSB beberapa waktu lalu. Rapat yang semestinya membahas pendalaman program anggaran dalam rangka penyusunan RAPBD Perubahan tahun 2025 itu dihentikan karena dinas terkait dinilai tidak siap secara administrasi maupun teknis.

Ketua Komisi II DPRD KSB, Mustafa HZ, menilai Dinas Pertanian tidak membawa data yang lengkap dan relevan yang dibutuhkan pada saat rapat pembahasan. “Mereka kami bilang tidak siap karena tidak membawa data lengkap terhadap apa yang akan kita bahas. Makanya kami memilih menghentikan saja rapatnya dan menyuruh mereka melengkapi data-datanya dulu,” tegasnya.

Menurutnya, dalam forum pendalaman program, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seharusnya datang dengan kesiapan penuh, termasuk data rinci dari seluruh program yang akan diusulkan dalam APBD Perubahan. Namun dalam rapat tersebut, Dinas Pertanian justru tidak bisa menjelaskan secara detail setiap penambahan anggaran.

“Kita tanya tambahan uang untuk kegiatan ini ke mana? Mereka tidak bisa jawab. Kita minta datanya, hanya ditunjukkan gelondongan saja,” kritiknya.

Ketiadaan Kepala Dinas Pertanian dalam rapat juga menjadi alasan pembatalan kegiatan tersebut. Rapat hanya dihadiri para kepala bidang, sementara kepala dinas sedang dalam tugas dinas ke luar.

“Karena kepala dinasnya tidak hadir, jadi sekalian saja kami jadwalkan ulang mereka esok hari dan kami minta kepala dinasnya hadir,” tandasnya.

Senada dengan Mustafa, Sekretaris Komisi II, Iwan Irawan Marhalim, turut menyesalkan ketidaksiapan tersebut. Iwan sapaan akrabnya menyebut, data yang disajikan dalam rapat justru melebihi nilai anggaran yang telah disepakati antara Banggar DPRD dan TAPD.

“Yang disetujui nilainya Rp66,290 miliar. Tapi yang ditunjukkan oleh dinas saat rapat tadi, Rp66,469 miliar. Ada kelebihan sekitar Rp 177 juta. Itu dari mana perhitungannya?” katanya.

Politisi PAN ini juga mengingatkan OPD mitra lainnya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. “Kami mengimbau OPD mitra lainnya untuk siapkan datanya sedetail mungkin sebelum datang rapat,” tegasnya.

Sebagai informasi, Komisi II menjadwalkan pendalaman program mitra kerja selama tiga hari, untuk memastikan seluruh tambahan anggaran APBDP 2025 tepat sasaran dan sesuai perencanaan. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *