Program KSB Maju Pendidikan Salurkan Rp15,5 Miliar Uang Pangkal Sekolah

Taliwang, MediaKSB, – Program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) layanan pendidikan telah menyalurkan anggaran uang pangkal sekolah sebesar Rp15,57 miliar hingga pertengahan Juli 2026. Dana tersebut ditransfer langsung ke rekening ribuan penerima manfaat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa Barat.
Kepala Dinas Dikbud Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., memaparkan, data per 9 Juli 2026 mencatat total 7.846 penerima manfaat telah menerima bantuan uang pangkal sekolah dari program tersebut.
“Penyaluran ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi,” katanya pada Forum Yasinan beberapa waktu lalu.
Agus merinci, dari total anggaran yang telah disalurkan, bantuan menjangkau 1.557 murid TK, 2.265 siswa SD, dan 2.207 siswa SMP. Selain itu, penyaluran juga mencakup 1.381 siswa SMA dan 436 mahasiswa perguruan tinggi yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat.
Kadis menjelaskan, realisasi anggaran senilai Rp15,57 miliar tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah mendukung akses pendidikan masyarakat Sumbawa Barat melalui program unggulan KSB Maju. Menurut Agus, capaian ini menunjukkan progres signifikan dalam penyaluran bantuan pendidikan tahun ini.
Agus menambahkan, penyaluran anggaran uang pangkal sekolah tidak berhenti pada tahap saat ini. Agus mengungkapkan, Dinas Dikbud telah merencanakan pencairan tahap berikutnya bagi masyarakat atau operator sekolah yang baru mendaftar setelah tanggal cut-off 9 Juli 2026.
“Pencairan tahap lanjutan direncanakan berlangsung pada pekan pertama Agustus 2026. Kira-kira pencairan tahap selanjutnya akan mencakup sekitar 2.000 penerima manfaat tambahan,” jelasnya.
Agus menegaskan, mekanisme pencairan bertahap ini diterapkan agar seluruh pendaftar yang memenuhi syarat tetap dapat menerima bantuan sesuai jadwal yang ditetapkan Pemerintah Daerah. “Skema ini bertujuan untuk memastikan tidak ada penerima manfaat yang tertinggal dari program,” akunya.
Selain itu, Agus mengimbau para siswa baru maupun mahasiswa baru yang belum terdaftar untuk segera melengkapi pendaftaran program KSB Maju layanan pendidikan. Ia menegaskan batas akhir pendaftaran program tersebut berlaku hingga sebelum 31 Desember 2026.
“Harapan pemerintah daerah agar seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memanfaatkan program ini sebaik mungkin. Kita juga terus memantau proses pendaftaran dan pencairan agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu,” pungkasnya. (M-02)
