Tingkatkan Disiplin Kerja, Pemdes Mantar Gelar Pembinaan Perangkat Desa

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar kegiatan pembinaan perangkat desa di Kantor Desa Mantar, Jumat (10/7). Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa, seluruh perangkat desa, serta Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Poto Tano.
Kepala Desa Mantar, Asmono menyampaikan pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan perangkat desa dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Enam agenda utama dibahas dalam kegiatan pembinaan tersebut.
“Kegiatan ini mencakup sosialisasi tugas dan fungsi perangkat desa, pembinaan disiplin kerja, hingga bimbingan teknis administrasi pemerintah desa,” ujarnya.
Asmono menjelaskan materi pembinaan turut mencakup pelatihan penyusunan surat-menyurat, surat dinas, laporan, dan pengarsipan dokumen desa. Rapat rutin evaluasi pelaksanaan tugas juga digelar guna menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi perangkat desa.
Kades menyebut lima materi utama disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari tugas pokok dan fungsi masing-masing perangkat desa hingga tata kelola administrasi pemerintahan desa. Materi lain meliputi disiplin kerja, etika pelayanan publik, serta pengelolaan dokumen dan arsip desa.
“Pembinaan ini juga membahas evaluasi kinerja dan penyelesaian kendala dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya.
Asmono mengungkapkan, pemahaman perangkat desa mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab meningkat pascapelaksanaan kegiatan ini. Perangkat desa, kata Asmono, kini mampu menyusun administrasi pemerintahan desa secara lebih tertib, lengkap, dan sesuai standar berlaku.
Kades menambahkan, kemampuan perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat turut mengalami peningkatan dari sisi kecepatan dan transparansi. Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan desa, penyusunan dokumen perencanaan, dan pelaporan kegiatan pemerintahan desa juga semakin baik.
“Kami berhasil mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi perangkat desa beserta alternatif solusi yang dapat diterapkan,” ungkapnya.
Asmono menegaskan, kegiatan ini menghasilkan rencana tindak lanjut berupa peningkatan disiplin kerja, pembinaan administrasi berkala, dan pendampingan pelaksanaan tugas. “Perangkat desa akan terus meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas meski kegiatan telah usai,” akunya.
Kades menutup keterangannya dengan menegaskan kegiatan pembinaan berjalan lancar dan diikuti seluruh perangkat desa. “Harapannya peningkatan pengetahuan dan komitmen perangkat desa dapat mendorong pelayanan publik yang lebih optimal ke depan,” tutupnya. (M-01)
