Dua Pemuda Asal KSB Ikut Dalam Penulisan Mushaf Nusantara Untuk Rekor MURI

Bagikan ke :
Foto: Alan Zuhri (kiri), Sudarli (kanan)

Taliwang, MediaKSB, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pemuda asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dua pemuda berbakat, Alan Zuhri dan Sudarli, turut serta dalam penulisan Mushaf Nusantara, sebuah proyek monumental yang melibatkan ratusan kaligrafer dari seluruh Indonesia. Keterlibatan mereka dalam proyek ini menjadi bukti nyata bahwa putra daerah KSB mampu berkiprah di kancah nasional.

Kementerian Agama (Kemenag) RI baru saja mencatatkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam gelaran Penulisan Mushaf Nusantara. Dua kategori rekor tersebut adalah jumlah kaligrafer terbanyak yang menulis Al-Qur’an secara serentak dalam waktu 10 jam, dengan total 365 kaligrafer se-Indonesia, serta kategori mushaf dengan corak iluminasi Nusantara terbanyak yang mencakup 106 corak khas dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam proyek ini, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu provinsi dengan kontribusi terbesar. Sebanyak 22 kaligrafer dari NTB menyalin 2,5 juz Al-Qur’an. KSB pun patut berbangga, karena Alan Zuhri dan Sudarli termasuk di dalamnya.

Sudarli, salah satu peserta dari KSB, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya kesempatan ini merupakan pengalaman luar biasa dan tantangan tersendiri dalam mengasah keterampilan kaligrafi.

“Menjadi bagian dari penulisan Mushaf Nusantara adalah suatu kehormatan bagi saya. Kami tidak hanya menulis ayat-ayat suci, tetapi juga menjaga dan melestarikan seni kaligrafi Islam yang kaya dengan unsur budaya lokal. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” ucapnya saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (22/3).

Darli sapaan akrabnya juga berharap bahwa pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di KSB untuk lebih mengembangkan bakat dan kecintaan terhadap seni kaligrafi. 

“Dengan tekad dan kerja keras, anak-anak Sumbawa Barat pasti mampu bersaing dan menunjukkan potensinya di tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.

Penyerahan penghargaan rekor MURI dilakukan secara simbolis oleh Manager Senior MURI, Priyono, kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, serta Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Abu Rokhmad. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin dan Direktur Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (Lemka) Didin Sirojudin.

Dengan pencapaian ini, diharapkan semakin banyak pemuda KSB yang termotivasi untuk turut serta dalam berbagai ajang nasional yang mengangkat budaya dan seni Islam, serta memperkuat identitas daerah dalam khazanah kebudayaan Nusantara. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *