Sri Ayu Idayani Jadi Pejabat Pertama Hasil Selter JPT
Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai melantik pejabat dari hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama secara bertahap. Langkah ini ditandai dengan pelantikan Sri Ayu Idayani, S.E., M.M. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur dan Kemasyarakatan oleh Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., pada Sabtu (01/11).
Pelantikan Sri Ayu merupakan tindak lanjut dari proses seleksi terbuka yang telah digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Amar menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial administratif, melainkan momentum memperkuat tanggung jawab moral dan profesional aparatur.
“Sumpah jabatan ini mengingatkan kita akan besarnya tanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan kerja nyata, bukan sekadar mengejar posisi,” tegasnya.
Bupati menambahkan, peran Staf Ahli Bupati bersifat strategis dalam memberikan masukan berbasis analisis kebijakan lintas sektor. Karena itu, ia berharap Sri Ayu mampu memperkuat efektivitas koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pejabat yang dilantik harus segera menjalankan amanah program, menyelesaikan tugas prioritas, serta memperkuat pelayanan di lapangan,” ujarnya.
Sri Ayu termasuk dalam tiga besar hasil seleksi untuk jabatan tersebut dan dilantik lebih awal karena pejabat sebelumnya, Ibrahim, telah memasuki masa purna tugas pada 1 November 2025.
“Untuk menghindari kekosongan jabatan, maka pelantikan dilakukan segera,” jelas Kepala BKPSDM KSB, Drs. Mulyadi, M.Si., Senin (3/11).
Meski telah menempati posisi baru, Sri Ayu masih dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Perekonomian Setda KSB sampai ada penetapan pejabat definitif. Mulyadi menuturkan, pengisian jabatan kosong di lingkup Setda akan menunggu keputusan Bupati.
Sementara itu, jabatan Sekretaris DPRD KSB, yang dilelang bersamaan dengan jabatan Staf Ahli, belum dilantik. Pejabat lama, Irhas R. Rayes, baru akan pensiun per 1 Desember 2025. Tiga besar kandidat yang telah diumumkan BKPSDM antara lain Agusman (Kabag Pemerintahan), Hasanuddin (Kabag Hukum), dan Zainul Amri (Sekretaris Disnakertrans). “Yang terpilih nanti sepenuhnya kewenangan Bupati,” terang Mulyadi.
BKPSDM KSB juga menyiapkan pembukaan seleksi terbuka berikutnya menyusul tiga pejabat eselon II yang akan pensiun per 1 Januari 2026, yakni Amin Sudiono (Kepala DKP), Muhammad Yusuf (Asisten II), dan Mulyadi sendiri sebagai Kepala BKPSDM. Dengan pola bertahap ini, Pemda KSB berupaya memastikan setiap transisi jabatan berjalan tertib tanpa mengganggu kinerja birokrasi. (M-01)

