Diskominfo KSB Gelar Rapat Penyebarluasan DSSD E-Walidata

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar rapat penyebarluasan Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) melalui sistem E-Walidata, Rabu (12/11). 

Kepala Diskominfo KSB, melalui Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Titin Yuliana, M.Ec.Dev menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan pemeriksaan DSSD sebelumnya dan menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Satu Data Daerah.

Titin menegaskan, pengelolaan data tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus menjadi dasar dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

“Data tidak boleh sekadar formalitas. Ia harus digunakan sebagai acuan dalam setiap kebijakan agar arah pembangunan lebih tepat sasaran,” ujarnya saat membuka rapat.

Titin menyebutkan, jumlah data yang telah masuk ke dalam sistem E-Walidata mencapai 2.648 dataset, dengan 2.557 di antaranya sudah diverifikasi oleh Walidata per 12 November.

Kabid menilai, kondisi tersebut menunjukkan kemajuan signifikan, namun masih terdapat pekerjaan rumah berupa pemutakhiran dan integrasi data secara berkelanjutan.

“Kita masih temukan beberapa kendala, seperti kelalaian dalam penginputan, data yang belum disertai sumber jelas, dan data yang kewenangannya ada di provinsi,” jelasnya.

Titin menegaskan, seluruh OPD harus memastikan seluruh data yang dikirimkan ke Walidata benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk data yang tidak tersedia di tingkat kabupaten, sementara dapat diisi dengan nilai nol agar sistem tetap berjalan.

“Yang penting, ada upaya perbaikan berkelanjutan. Kami ingin budaya pengelolaan data di KSB makin tertib dan profesional,” kata Kabid.

Lebih lanjut, Titin menjelaskan, prinsip e-Walidata adalah menyediakan data yang valid dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan pembangunan. Dengan demikian, setiap alokasi anggaran dapat lebih efisien dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan yang baik selalu berangkat dari data yang benar. Karena itu, akurasi dan keterpaduan data menjadi kunci utama,” tegasnya.

Titin menambahkan, minggu depan akan dilaksanakan rapat perencanaan DSSD Tahun 2026 untuk memperkuat sistem statistik sektoral daerah. Kadis berharap komitmen semua pihak dalam memperbaiki kualitas data dapat terus ditingkatkan.

“Data adalah dasar dari seluruh proses pembangunan. Dengan Satu Data Daerah yang kuat, arah pembangunan KSB akan semakin terukur,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *