Wabup KSB: Semua Anak Memiliki Hak yang Sama untuk Berkembang
Taliwang, MediaKSB, – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menegaskan, setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, termasuk anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan, pemahaman, dan keberpihakan dari seluruh elemen masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Wabup KSB, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., saat membuka kegiatan talkshow bertajuk “Mengenal Lebih Dekat Anak Istimewa, Membangun Lingkungan yang Ramah dan Peduli”dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Wabup mengingatkan, peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap 3 Desember merupakan momentum refleksi bersama untuk menumbuhkan kesadaran sosial.
“Anak-anak penyandang disabilitas memiliki potensi yang sama untuk berkembang apabila didukung dengan lingkungan yang ramah, inklusif, dan penuh dengan keberpihakan,” ucapnya.
Hj Hanipah, sapaan akrab Wabup menyampaikan, dukungan terhadap anak istimewa harus diwujudkan tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui sikap dan tindakan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Pemahaman yang utuh mengenai kebutuhan anak berkebutuhan khusus menjadi kunci dalam membangun ruang sosial yang aman dan lebih manusiawi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada SLB Negeri 1 Sumbawa Barat atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan talkshow yang ia nilai tepat sasaran. Menurut Wabup, forum dialog semacam ini mampu mempertemukan berbagai pihak yang selama ini terhubung langsung dengan anak-anak istimewa.
“Atas nama Pemerintah KSB, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dialog seperti ini sangat penting untuk membangun komitmen dalam menciptakan lingkungan sosial yang ramah, peduli, dan inklusif bagi anak-anak istimewa,” katanya.
Kegiatan talkshow tersebut diikuti oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan tim PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), serta perwakilan orang tua siswa. Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap isu pemenuhan hak dan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus di KSB.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ruang tumbuh yang setara bagi seluruh anak, sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tutup Wabup. (M-01)

