Lima Program Kesehatan Desa Mantar Siap Jalan di 2026

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, menyiapkan lima program kesehatan prioritas yang siap dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Kelima program itu tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2026.
Kepala Desa Mantar, Asmono menegaskan, kelima program ini mencakup penanganan stunting, kelas ibu hamil, kelas bayi balita, penyuluhan tuberkulosis, dan rembuk stunting sebagai satu paket intervensi kesehatan desa.
“Setiap program menyasar kelompok rentan yang paling membutuhkan perhatian serius dari pemerintah desa. Kami tidak ingin program kesehatan hanya ada di atas kertas. Seluruhnya harus terlaksana dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Mantar,” tegasnya, Rabu (29/4).
Program kelas ibu hamil menjadi garis terdepan pencegahan stunting di Desa Mantar. Ibu hamil mendapat edukasi intensif soal nutrisi seimbang, tanda bahaya kehamilan, dan persiapan persalinan yang aman dan terencana sejak dini.
Kelas bayi dan balita turut digelar untuk memantau tumbuh kembang anak di Desa Mantar. Tenaga kesehatan dan kader Posyandi memastikan setiap anak mendapat pemantauan berkala agar potensi gangguan pertumbuhan terdeteksi lebih awal.
Asmono menyebut, penyuluhan tuberkulosis atau TBC menjadi program yang tidak kalah penting dari program lainnya. Warga perlu memahami gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC agar rantai penularan penyakit itu bisa diputus dari tingkat desa.
“Penyuluhan TBC penting kami lakukan agar warga memahami gejala dan cara pencegahannya. Deteksi dini adalah kunci memutus rantai penularan di desa,” ujarnya.
Selain itu, rembuk stunting menjadi forum strategis yang mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan Desa Mantar. Forum itu membahas langkah konkret penanganan stunting secara terpadu dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
“Rembuk stunting bukan sekadar rapat biasa. Ini forum serius memastikan anak-anak Mantar tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” katanya.
Asmono menekankan, keberhasilan kelima program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh warga. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga, kader kesehatan, dan seluruh lapisan masyarakat Desa Mantar.
“Kami berkomitmen setiap program berjalan tepat waktu dan tepat sasaran demi kesehatan seluruh generasi muda Desa Mantar,” tutup Kades. (M-01)
