Pemda KSB Galang Dana Antar OPD untuk Bantu NTT

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggalang dana bantuan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk disalurkan kepada korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penggalangan dana ini dikoordinasikan melalui Dinas Sosial (Dinsos) KSB sebagai simpul pengumpulan sebelum dikirim ke lokasi terdampak.
Kepala Dinas Sosial KSB, H. Kamaluddin, menjelaskan mekanisme penggalangan dana dilakukan dengan meminta setiap OPD menyumbangkan sejumlah dana yang selanjutnya dikumpulkan di Dinsos. Kadis menyebut dana yang telah terkumpul dari seluruh OPD tersebut akan dikirimkan langsung ke NTT sebagai bentuk kepedulian Pemda KSB terhadap wilayah terdampak bencana.
“Seluruh OPD menyalurkan dana sumbangan masing-masing, kemudian kami kumpulkan di Dinsos untuk selanjutnya dikirim ke NTT,” katanya.
Kamaluddin menyebut sejumlah OPD di lingkup Pemda KSB telah mulai mengumpulkan dana sumbangan sejak kesepakatan penggalangan ini disusun. Kadis menyampaikan tidak ada jumlah minimal atau batasan besaran yang ditetapkan bagi setiap OPD dalam menyalurkan sumbangannya, sehingga besaran dana yang terkumpul disesuaikan dengan kemampuan masing-masing instansi.
“Tidak ada ketentuan jumlah minimal, seluruh OPD menyumbang sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Kamaluddin menyampaikan penggalangan dana untuk sementara ini masih terbatas pada lingkup OPD di KSB. Kadis menyebut kemungkinan perluasan sumber donasi dari sektor perbankan turut dipertimbangkan ke depan, menyusul kesepakatan awal yang memfokuskan pengumpulan dana melalui OPD terlebih dahulu.
“Untuk sementara sumber donasi masih dari OPD, kemungkinan nanti dari sektor perbankan dan instansi lain yang turut dilibatkan,” terangnya.
Kamaluddin memastikan bentuk sumbangan yang diterima untuk saat ini masih berupa uang tunai, mengingat kendala teknis apabila bantuan diberikan dalam bentuk barang. Kadis menyebut penyaluran dalam bentuk uang dinilai lebih efisien dan memudahkan proses pengiriman ke lokasi terdampak di NTT.
“Untuk sementara bantuan yang kami terima dalam bentuk uang, karena akan lebih memudahkan proses penyaluran ke lokasi terdampak,” katanya.
Kamaluddin menyebut partisipasi masyarakat umum dalam penggalangan dana ini juga belum dibuka untuk saat ini. Kadis menegaskan fokus penggalangan tetap diarahkan pada sumbangan OPD terlebih dahulu, sembari membuka kemungkinan donasi dari masyarakat luas pada tahap berikutnya apabila diperlukan.
“Untuk sementara masih fokus pada OPD dulu, kemungkinan ke depan kami akan pertimbangkan membuka donasi dari masyarakat,” pungkasnya.
Kamaluddin berharap kepedulian seluruh OPD KSB dalam penggalangan dana ini dapat meringankan beban masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana. Kamaluddin menyebut Dinsos akan terus mengoordinasikan proses pengumpulan hingga penyaluran dana agar tepat sasaran dan segera sampai kepada pihak yang membutuhkan. (M-06)
