Kades Maluk Ajak Semua Pihak Bersinergi Tangani Stunting

Bagikan ke :
Foto: Intervensi Stunting Lintas OPD di Desa Maluk
Foto: Intervensi Stunting Lintas OPD di Desa Maluk

Maluk, MediaKSB, – Kepala Desa Maluk, Baharuddin, SE., mengajak seluruh pihak bersinergi menangani stunting di wilayahnya menyusul pelaksanaan Intervensi Serentak P3S di Posyandu Batu Hijau 1. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap program percepatan penurunan stunting yang digencarkan Pemda KSB.

Baharuddin menyatakan pemerintah desa siap mendukung penuh program pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di Desa Maluk. Kades menegaskan penanganan stunting tidak dapat dilakukan sendiri oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi menyeluruh.

“Kami siap mendukung program pemerintah daerah dalam menekan angka stunting,” ujarnya, Selasa (18/8).

Baharuddin menjelaskan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh pihak mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga masyarakat itu sendiri. Kades menyebut sinergi tersebut menjadi kunci agar setiap anak yang menjadi sasaran intervensi bisa tertangani dengan baik dan tepat sasaran.

“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga masyarakat,” katanya.

Baharuddin menegaskan persoalan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa diselesaikan secara instan oleh satu instansi saja. Kades menyebut seluruh stakeholder terkait perlu digandeng secara aktif agar penanganan stunting di Desa Maluk berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Permasalahan stunting ini adalah tanggung jawab bersama. Untuk menyelesaikannya tentu tidak mudah, sehingga kita harus menggandeng seluruh stakeholder terkait agar penanganannya berjalan maksimal,” terangnya.

Baharuddin memaparkan pemerintah desa saat ini terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait langkah pencegahan stunting sejak dini. Kades menyebut edukasi tersebut menyasar keluarga dengan balita maupun ibu hamil agar lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pemanfaatan layanan Posyandu secara rutin.

Baharuddin berharap dukungan berkelanjutan dari Pemda KSB terus diberikan, termasuk dalam penyesuaian dan monitoring data stunting di tingkat desa. Kades menyebut akurasi data menjadi faktor penting agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

“Pemerintah desa terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting, serta berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, termasuk dalam penyesuaian dan monitoring data stunting agar program penanganan berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

Komitmen dari Kades Maluk ini sejalan dengan arahan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, yang sebelumnya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kecamatan Maluk. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *