KSB Masuk Verifikasi Nasional Manajemen Talenta ASN

TALIWANG, MEDIAKSB – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memasuki tahap verifikasi nasional penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan daerah menerapkan sistem merit berbasis kinerja dan potensi ASN.
“Kami membutuhkan manajemen talenta ini untuk bisa mengukur, menakar bagaimana kekuatan SDM untuk bisa menggerakkan menuju dan mewujudkan visi kami di daerah,” ujar Amar Nurmansyah saat ekspose di BKN RI, Jakarta, Rabu (30/9).
Ekspose tersebut berlangsung di Ruang Data Gedung 1 Lantai 2 BKN RI. H. Amar Nurmansyah memimpin langsung Tim Manajemen Talenta KSB dalam tahapan evaluasi kesiapan penerapan sistem tersebut.
Manajemen Talenta dibutuhkan untuk memetakan kekuatan sumber daya manusia secara lebih terukur. Pemetaan potensi, kompetensi, dan kinerja menjadi dasar dalam menentukan penempatan ASN sesuai kebutuhan organisasi dan jabatan.
Pengelolaan talenta juga diarahkan untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN secara berjenjang. Pengembangan tersebut mencakup pendidikan kepemimpinan, pelatihan fungsional, serta berbagai bentuk peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan aparatur.
Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan simulasi Sistem Manajemen Talenta ASN KSB yang disampaikan Hairul. Pemaparan tersebut menggambarkan kesiapan daerah membangun sistem manajemen talenta yang terintegrasi.
Sistem tersebut mencakup pemetaan talenta berdasarkan kinerja dan potensi, pengelolaan profil talenta, hingga pemanfaatannya untuk mendukung pengembangan karier dan kebutuhan organisasi.
Manajemen Talenta juga diarahkan menghasilkan basis data talenta ASN sebagai sumber informasi dalam pengambilan keputusan manajemen kepegawaian. Basis data tersebut dapat mendukung perencanaan karier, pengembangan kompetensi, mobilitas talenta, serta penyiapan ASN untuk kebutuhan pengisian jabatan.
Selama proses verifikasi, Bupati KSB meminta seluruh jajaran terkait mengikuti setiap tahapan dengan baik. Haji Amar, sapaan akrab Bupati, juga meminta tim mencatat setiap masukan dan rekomendasi yang disampaikan asesor BKN.
Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penerapan Manajemen Talenta ASN di KSB. Pemerintah daerah ingin memastikan sistem yang dibangun tidak berhenti pada pemenuhan administrasi.
Sistem tersebut diharapkan mampu berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, potensi aparatur dapat dipetakan, dikembangkan, dan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Agusman mengatakan, tim Kerja Pengelola Manajemen Talenta sebelumnya telah menyiapkan berbagai kebutuhan penerapan sistem.
“Persiapan mencakup penyiapan data ASN, instrumen pemetaan, proses bisnis, dukungan sistem digital, serta berbagai dokumen pendukung lainnya. Seluruh komponen tersebut menjadi bagian dari penilaian kesiapan penerapan Manajemen Talenta oleh BKN,” katanya.
Proses ekspose dan verifikasi nasional menjadi momentum bagi KSB untuk memperoleh evaluasi terhadap sistem yang telah dibangun. “Berbagai masukan dari BKN akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum penerapan dilakukan secara lebih luas,” tutup Agusman. (M-03)
