Wabup Soroti Minimnya Pembinaan Talenta Siswa di Sumbawa Barat

Taliwang, MediaKSB, – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah meminta sekolah untuk serius memperkuat pembinaan minat dan bakat siswa setelah partisipasi dan kualitas pembinaan dinilai belum maksimal.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP beberapa waktu lalu. Kegiatan itu menjadi ajang kompetisi seni dan sastra bagi pelajar tingkat SMP di KSB.
Wabup menegaskan, sekolah tidak boleh menganggap FLS2N sekadar agenda lomba tahunan. Menurut Wabup, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan karakter dan potensi siswa. “Apa yang menjadi kekurangan di tahun lalu harus segera diperbaiki,” katanya.
Hj. Hanipah meminta kepala sekolah dan guru meningkatkan keterlibatan sekolah dalam pembinaan siswa. Pemerintah daerah menilai masih ada sekolah yang belum serius menyiapkan peserta dan pelatih. “Saya minta kepada seluruh kepala sekolah dan guru untuk serius menindaklanjuti partisipasi sekolah yang masih kurang,” ujarnya.
Hanipah menilai pembinaan talenta siswa harus berjalan berkelanjutan. Sekolah perlu memiliki sistem pelatihan yang terarah agar siswa mampu bersaing hingga tingkat nasional.
“Ini bukan sekadar lomba, tapi menyangkut pembinaan minat dan bakat anak didik kita,” tegasnya.
Wabup juga meminta sekolah mulai menyiapkan pelatih yang kompeten. Pelatih dapat berasal dari guru internal maupun tenaga profesional dari luar sekolah. Menurut Hanipah, kesiapan pelatih akan mempengaruhi kualitas penampilan siswa saat mengikuti perlombaan.
“Kepada para peserta, saya minta tetap semangat dan jadikan ajang ini sebagai sarana pembelajaran diri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB, Agus, menjelaskan pelaksanaan FLS2N tahun ini berlangsung bertahap. Tingkat SD telah selesai digelar dan saat ini masuk ke tingkat SMP.
Agus mengatakan pemerintah daerah telah menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) ke seluruh sekolah. Dana itu digunakan untuk mendukung berbagai program pembinaan siswa.
“Pemerintah daerah sudah menyalurkan BOSDA ke setiap sekolah untuk mendukung pembinaan minat dan bakat siswa,” katanya.
Menurut Agus, pengembangan talenta seni dan sastra membutuhkan perhatian serius dari sekolah. Pembinaan yang konsisten akan meningkatkan prestasi siswa di tingkat kabupaten maupun nasional.
Pelaksanaan FLS2N tahun ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran pelaku usaha kecil ikut memberi dampak ekonomi selama kegiatan berlangsung. (M-01)
