Akselerasi Digital, Pemerintah KSB Luncurkan Portal Satu Data

TALIWANG, MEDIAKSB – Sebagai langkah percepatan transformasi digital sektoral di daerah, Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, secara resmi meluncurkan Portal Satu Data pada, Rabu (04/11).
Dalam kesempatan itu, Haji Amar, sapaan akrab bupati, menegaskan pentingnya perubahan cara pandang seluruh jajaran birokrasi dalam mengelola dan memanfaatkan data daerah. Menurut Bupati, seluruh aktivitas pemerintah, mulai dari perencanaan hingga evaluasi pembangunan, kini wajib berbasis data akurat.
“Sudah bukan lagi paradigma hari ini betapa semua aktivitas pemerintah itu berbasis data,” ujarnya.
Haji Amar menjelaskan sebuah informasi baru menjadi data setelah melalui proses pengelolaan yang benar dan memenuhi seluruh kriteria baku. Data valid itulah yang menjadi pijakan penyusunan program, penganggaran, hingga analisis keberhasilan pembangunan.
Bupato mencontohkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang menjadi acuan utama penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS). Dengan data presisi, alokasi bantuan sekolah dapat menyesuaikan kebutuhan riil di lapangan.
“Nah, ini sebenarnya yang membedakan ketika kita merencanakan dengan data atau kita tidak melaksanakan dengan data,” tegasnya.
Selain pendidikan, Pemerintah KSB juga terus membenahi integrasi data sosial, seperti Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan data kependudukan. Langkah itu bertujuan memastikan ketepatan sasaran bantuan serta layanan publik dasar bagi masyarakat.
“Akselerasi transformasi digital ini sebagai percepatan penyelesaian berbagai persoalan daerah melalui alur dan jarak terpendek namun tepat sasaran,” tegasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, memaparkan empat arah penguatan data dan spasial KSB. Keempatnya meliputi penguatan regulasi dan kebijakan, peningkatan standardisasi data, optimalisasi infrastruktur digital, serta peningkatan kapasitas SDM.
“Kami terus melakukan pemantauan data bersama dengan BPS. Dengan langkah ini harapannya agar validitas data terus terjaga,” akunya.
Dalam pengelolaan portal ini, Diskominfo KSB bersama Badan Pusat Statistik (BPS) KSB bertindak sebagai pengawal teknis. Kedua instansi memastikan standardisasi statistik sektoral terus berjalan optimal. (M-03)
