Mendagri dan Menaker Dijadwalkan Resmikan BLK KSB pada Harlah ke-23

Bagikan ke :
MEDIAKSB - Kunjungan Menaker, Yassierli, saat peletakan batu pertama BLK KSB.
MEDIAKSB – Kunjungan Menaker, Yassierli, saat peletakan batu pertama BLK KSB.

TALIWANG, MEDIAKSB – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, dijadwalkan akan meresmikan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada puncak Hari Lahir ke-23 KSB, 20 November 2026 mendatang.

Kunjungan pejabat tinggi negara itu bakal mewarnai perayaan Harlah ke-23 KSB. Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riyadi, memastikan Mendagri akan hadir langsung untuk meresmikan gedung sekaligus menghadiri perayaan Harlah KSB.

“Menteri Dalam Negeri Pak Tito Karnavian sudah memfinalisasi kepastian jadwal kehadiran pada tanggal 20 November nanti,” katanya, Selasa (3/11).

Pemerintah daerah juga mengupayakan kehadiran Yassierli untuk turut meresmikan fasilitas pelatihan kerja tersebut. Kehadiran Menaker menjadi tindak lanjut komitmen yang disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan BLK pada Januari 2026.

Slamet mengaku, saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan protokol kementerian untuk memfinalisasi jadwal. Peluang kehadiran Yassierli masih terbuka lebar selama tidak ada agenda mendadak.

“Menteri Ketenagakerjaan siap hadir sepanjang tidak ada agenda kementerian yang mendadak atau panggilan dari Presiden,” akunya.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, panitia menyiapkan tiga opsi batu prasasti sekaligus. Opsi itu mencakup prasasti bertanda tangan Mendagri saja, Menaker saja, atau gabungan kedua menteri.

“Panitia memproduksi tiga skenario prasasti guna mengantisipasi fleksibilitas kehadiran pejabat yang meresmikan,” jelas Slamet.

Kepala UPTD BLK KSB, Randi Darmansyah merinci, dalam rangkaian kunjungannya, Tito dijadwalkan bertolak dari Jakarta melalui Mataram, lalu menuju kawasan industri smelter. Setelah itu, Mendagri melanjutkan peninjauan ke gedung BLK. Jadwal peresmian itu berpatokan pada kesiapan sarana fisik serta penyesuaian agenda kunjungan pejabat pusat.

“Rangkaian kunjungan Mendagri berlanjut ke area BLK usai meninjau kawasan smelter,” paparnya.

Masih dengan keterangan Randi, menjelang peresmian, progres fisik gedung pelatihan vokasi saat ini telah mencapai 90 persen. Randi menyebut seluruh area utama pelatihan juga telah siap memfasilitasi penguatan keterampilan tenaga kerja lokal.

“Capaian pengerjaan fisik bangunan BLK saat ini sudah menyentuh 90-an persen dan pengerjaan tahap akhir hampir selesai sepenuhnya. Tinggal finishing saja,” ujarnya.

Prosesi di lokasi BLK hanya berupa pengguntingan pita secara simbolis. Penandatanganan prasasti dan agenda seremonial utama dipusatkan di Gedung Graha Fitra demi kelancaran acara sekaligus mengantisipasi cuaca buruk.

“Seluruh prosesi penandatanganan prasasti dan agenda seremonial utama dipusatkan di Gedung Graha Fitra,” pungkas Randi. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *