Air Danau Lebo Taliwang Terus Surut, Areal Tangkap Ikan Terbatas

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB,- Dampak dari musim kemarau yang panjang bukan hanya menyebabkan sumber air bersih masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berkurang, tetapi juga telah membuat nelayan disekitar Danau Lebo keterbatasan areal tangkapan, lantaran air danau terbesar itu terus surut, bahkan pada beberala lokasi sampai bisa terlihat dasar danau.

Pemandangan surutnya air danau yang terbentang antara kecamatan Taliwang dan Seteluk ini sudah terjadi hampir 2 bulan. Bahkan menurut warga setempat, susutnya air danau alami itu adalah yang paling parah dari tahun-tahun sebelumnya.

Danau Lebo sendiri oleh warga sekitar diyakini tidak memiliki sumber mata air. Volume air danau selama ini dipengaruhi oleh air hujan serta limpasan air dari atas pegunungan di sekitarnya ketika musim penghujan tiba. Dan secara otomatis ketika musim kemarau tiba, air danau akan kembali susut. “Tapi seingat saya tahun ini memang agak parah ya. Ada beberapa tempat yang dulu biasanya tidak kelihatan dasarnya sekarang jadi kelihatan,” kata Yakub, salah seorang warga yang tinggal disekitar danau.

Diakui Yakub, selain karena saat ini sedang dalam musim kemarau (kekeringan) yang cukup ekstrem, pendangkalan danau Lebo tidak bisa lepas dari sedimentasi, sehingga dirinya berharap kepada pemerintah untuk memanfaatkan momentum kekeringan, agar dapat dilakukan penggalian. “Semoga pemerintah terkait yang memiliki kewenangan dapat melakukan penggalian sedimentasi, mengingat volume air pada areal genangan sudah sangat sedikit,” harapnya.

Yakub yang berprofesi sebagai nelayan Lebo juga mengaku, jika aktifitas tangkapan ikan saat ini harus terbatas, lantaran areal tangkapan yang tidak terlalu luas. “Untuk menangkapan ikan harus lebih jauh, karena genangan yang lebih besar tidak ada lagi di sisi pinggir Danau,” ungkapnya sambil menambahkan saat ini tidak bisa tiap hari memasang jaring. Karena tidak banyak lokasinya. Tempat-tempat kami yang biasa airnya sudah surut.

Selain nelayan, para penghobi mancing juga mengeluhkan hal yang sama. Memang saat air danau sedang tinggi warga yang hobi memancing dengan mudah menyalurkan kegemaraannya itu di danau Lebo. Warga cukup datang ke pinggiran danau dan sudah bisa melemparkan alat pancingnya.

Namun kini sejak air danau menyusut, tidak satu pun pemancing yang datang. Bahkan di kolam buatan yang berada di samping danau, yang biasanya dijadikan salah satu spot memancing turut sepi pemancing. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *