Peran Umat Beragama Dalam Pemilu, Kejaksaan KSB Gelar Rakor Bersama PAKEM

Taliwang, MediaKSB,- Kejaksaan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem). Pertemuan itu juga untuk membahas peran umat beragama dan umat kepercayaan pada Pemilu serentak tahun 2024, termasuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dr Hj Titin Herawati selaku kepala Kejaksaan KSB dalam pertemuan itu menuturkan, jika sangat penting peran semua pihak dalam rangka memastikan pelaksanaan pemilu lancar dan adil. “Semoga kita semua bisa mengambil peran untuk membangun Pemilu yang baik dan berkualitas, baik dari sisi proses maupun hasil,” ucapnya.
Menurutnya, masalah kepemiluan bukan hanya soal elektoral tetapi justru banyak sekali masalah diluar itu, tetapi dengan adanya peran para pihak, semua persoalan itu diyakini bisa dieliminir yang nantinya tidak memunculkan konflik ditengah masyarakat. “Pertemuan dengan PAKEM cukup rutin dilaksanakan, namun kali ini membahas juga peran dalam menyukseskan Pemilu,” lanjutnya saat didampingi Rasyid Yuliansyah SH, MH selaku kasi Intelijen pada Kejaksaan KSB.
Dalam pertemuan itu juga Dr Titin sapaan akrabnya juga menyebutkan, Indonesia memiliki tingkat keragaman masyarakat yang sangat tinggi ditengah heterogenitas bangsa, peran FKUB dan para tokoh agama/masyarakat dan adat sangat strategis untuk menjaga stabilitas daerah. “Para tokoh agama dan pemimpin umat beragama juga perlu memberikan pemahaman yang penting akan persatuan dan kesatuan dalam mencegah potensi konflik antar umat beragama menjelang pemilu,” ungkapnya lagi.
Sementara H Mulyadi S.Ag selaku perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) KSB menyampaikan, jika Kemenag KSB memiliki penyuluh di 8 Kecamatan semuanya 38 orang. Menurutya, penyuluh memiliki peran yang sangat strategis, karena mereka bisa mengetahui apa yang terjadi di tengah masyarakat, karena kita rekrut penyuluh dari berbagai desa untuk menjaring informasi terkait radikalisme dan terorisme serta persoalan masyarakat lainnya. “Di KSB ada 120 masjid dan 88 mushollah yang sudah terdaftar di kemenag. sedangkan rumah ibadah lainnya seperti agama Hindu ada 4 rumah ibadah, Kristen dan protestan juga memiliki rumah ibadah,” bebernya.
Dr Burhanuddin selaku ketua FKUB mengurai data umat beragama di KSB. untuk penganur Agama Islam sebanyak 146.342 orang, sementara Kristen ada 441 orang. Sedangkan Katolik ada 452 orang Hindu 1.335 serta Budha 15 orang. “FKUB akan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan menyentuh etnis secara langsung terkait pemilu agar kita sukseskan secara bersama,” janjinya. (M-03)
