Nilai Kelayakan Bebas Malaria, Tim Assessment Kemenkes RI Datang ke KSB

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menerima kedatangan Tim Assessment Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk menilai kelayakan sebagai daerah Bebas Malaria. Kedatangan tim ini disambut langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati KSB, Julmansyah, S.Hut., MAP.
Tim Assessment menyampaikan bahwa kunjungan mereka bertujuan untuk memastikan bahwa KSB memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan untuk memperoleh pengakuan sebagai daerah bebas malaria dari pemerintah pusat.
Dr. dr. Rita Kusriastuti, M.Sc., selaku perwakilan tim assessment, menjelaskan beberapa elemen utama yang menjadi fokus penilaian, yaitu adanya sistem pencegahan dan pengendalian yang baik, tidak adanya penularan malaria lokal selama tiga tahun berturut-turut, positivity rate malaria di bawah 5%, serta Annual Parasite Incidence (API) malaria yang kurang dari 1 per 1000 penduduk.
“Kolaborasi lintas program dan lintas sektor menjadi penting untuk mencapai tujuan ini. Harapannya, semua indikator terpenuhi dengan baik dan dapat kami lihat secara langsung di Puskesmas, RSUD, dan Instalasi Farmasi Kabupaten,” jelasnya.
Pjs Bupati KSB, Julmansyah, menegaskan pentingnya status bebas malaria bagi KSB, terutama dalam upaya menarik minat wisatawan dan meningkatkan indeks daya saing daerah untuk investasi. “KSB sangat ingin memberi rasa aman dan nyaman bagi pendatang dan wisatawan, serta mendorong peningkatan indeks kompetisi daerah untuk menarik investasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk mencegah dan memberantas penyakit menular seperti malaria,” ujarnya.
Julmansyah juga mengungkapkan rasa optimisnya bahwa eliminasi malaria di KSB dapat tercapai pada 2024 dengan dukungan masyarakat. “Saya optimis dengan gotong royong, sinergi, dan peran serta aktif masyarakat, KSB Eliminasi Malaria Tahun 2024,” tuturnya.
Dengan adanya proses penilaian ini, diharapkan KSB dapat memperoleh pengakuan resmi sebagai daerah Bebas Malaria, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan investasi. “Pemerintah dan masyarakat terutama berharap penilaian ini dapat menghasilkan hasil yang baik untuk KSB,” pungkasnya. (M-02)

