Ambil Langkah Proaktif, SMKN 1 Brang Rea Adakan Tes Urine Bersama BNN KSB

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB,- Dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (RAN P4GN), Kepala SMKN 1 Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat mengambil langkah proaktif dengan mengajukan permohonan deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine terhadap siswa/i SMKN 1 Brang Rea.

Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama antara SMKN 1 Brang Rea dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa Barat (BNN KSB), yang bertindak sebagai petugas pelaksana tes urine. Sebanyak 21 orang peserta dari kalangan siswa/i SMKN 1 Brang Rea turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Senin 05/02.

Setelah proses pemeriksaan, hasil menunjukkan bahwa dari 21 peserta tes urine, 20 orang dinyatakan NEGATIF dan 1 orang dinyatakan POSITIF mengonsumsi narkoba. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun angka penyalahgunaan narkoba relatif rendah di lingkungan SMKN 1 Brang Rea, tindakan deteksi dini tetaplah penting untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan memberikan bantuan kepada individu yang terkena dampak.

“Tes urine di SMKN 1 Brang Rea Sumbawa Barat merupakan langkah yang sangat positif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Deteksi dini sangat penting untuk memberikan intervensi segera kepada individu yang terlibat dan mencegah dampak yang lebih buruk di kemudian hari,” ungkap AKBP. Yuanita Amelia Sari,S.E., M.Si selaku Kepala BNN KSB.

Dipaparkan oleh Kepala BNN, pentingnya peran sekolah dan komunitas dalam memberikan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya narkoba. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sekedar tes, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya narkoba di kalangan siswa/i dan masyarakat secara luas. Kolaborasi antara sekolah, BNNK, dan komunitas sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Kepala BNN mengharapkan kesadaran akan bahaya narkoba untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat, serta memberikan dorongan untuk lebih aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di tingkat lokal. “Harapannya tentu agar Sumbawa Barat bisa bersih dari narkoba, oleh karenanya kolaborasi sangat penting,” tutupnya. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *