Bupati KSB: PLTMH Bintang Bano Dorong Kemandirian Energi dan Ekonomi Daerah

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Bendungan Bintang Bano dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., saat melakukan audiensi dengan Direktorat Pembiayaan Sumber Daya Air beberapa waktu lalu.

“Dengan memanfaatkan aliran air bendungan, pembangkit ini mampu menghasilkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga memaparkan pentingnya keberadaan PLTMH, terutama untuk mengoptimalkan fungsi Bendungan Bintang Bano dalam penanganan banjir di KSB. Bupati menyoroti kendala operasional pintu air ketika curah hujan tinggi dan volume air bendungan meningkat.

“Salah satu persoalan yang kami hadapi, ketika curah hujan tinggi, listrik yang ada sekarang masih mengandalkan genset. Daya dari genset tidak mampu mem-backup operasional pintu air secara maksimal. Karena itu, keberadaan PLTMH sangat penting untuk mendukung operasional bendungan,” ungkapnya.

Bupati menyampaikan harapan agar realisasi PLTMH bisa terwujud dalam waktu dekat, sehingga manfaat bendungan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Semoga Kementerian bersama PLN dapat merealisasikannya tahun depan (2026). Ini penting, karena selain untuk operasional bendungan, ada potensi lain di wilayah ini yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan daerah,” terang Bupati.

Audiensi ini menjadi langkah strategis Pemkab KSB untuk mempercepat proses pembangunan PLTMH, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan infrastruktur pengairan dan energi di Kabupaten Sumbawa Barat.

Pihak Direktorat Pembiayaan Sumber Daya Air merespons positif pemaparan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa pembangunan PLTMH Bintang Bano sudah dalam tahap proses dan pihak pengelola telah ditunjuk.

“Terkait PLTMH Bendungan Bintang Bano, sudah ada pihak yang ditunjuk untuk mengelolanya. Saat ini prosesnya sedang berjalan di PLN. Kita menunggu kelanjutannya, karena PLN memiliki kewenangan penuh untuk mengatur operasional PLTMH di bendungan,” ujar perwakilan Direktorat.

PLTMH Bendungan Bintang Bano diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sumber listrik untuk operasional pintu air, tetapi juga menjadi penopang bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *