KSB Ajukan Keberatan Soal Kesalahan Nama Kafilah, Poin Tartil Putri Masuk ke Sumbawa

Taliwang, MediaKSB, – Kafilah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengajukan keberatan resmi atas pengumuman hasil perlombaan MTQ ke-31 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin malam (15/06).
Keberatan itu muncul setelah ditemukan kekeliruan pencatatan nama kafilah pada salah satu cabang lomba, yang berdampak langsung pada perhitungan poin dan susunan klasemen juara umum.
Ketua Kafilah KSB, Udin Syafruddin, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa persoalan bermula dari nama pemenang cabang Tartil Putri yang tercatat berasal dari “Sumbawa”, tanpa disertai kata “Barat”.
“Jadi ada nama pemenang yang disebut berasal dari Sumbawa kurang “Barat” nya. Jadi ada salah hitung dan poin masuk ke kafilah Sumbawa bukan Sumbawa Barat,” jelasnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (16/06).
Kesalahan penyebutan yang terkesan sepele itu justru berdampak besar. Poin yang seharusnya menjadi hak kafilah KSB tercatat masuk ke kafilah Kabupaten Sumbawa, sehingga perolehan akhir KSB dalam klasemen juara umum tidak mencerminkan prestasi sesungguhnya yang telah diraih para peserta di lapangan. “Pemenang tersebut adalah peserta dari cabang Tartil Putri,” bebernya.
Merespons keberatan tersebut, klarifikasi segera dilakukan langsung ke pihak panitia penyelenggara. Sekretaris Daerah KSB, drh. Hairul, bersama Ustadz Udin, sapaan akrabnya, turun langsung untuk mencocokkan data dan menghitung ulang seluruh perolehan poin KSB secara cermat. “Saya sendiri bersama Sekda pak Hairul yang pergi mengklarifikasi,” akunya.
Proses verifikasi itu membuktikan bahwa keberatan yang diajukan kafilah KSB memang beralasan. Nama kafilah pada cabang Tartil Putri memang keliru dicatat, sehingga poin gagal tersalurkan ke KSB sebagaimana mestinya.
Setelah perhitungan ulang dilakukan, hasilnya cukup menggembirakan. Kafilah yang sebelumnya menempati posisi kelima dengan perolehan 141 poin dalam klasemen juara umum bergeser naik ke peringkat empat.
Meski demikian, keputusan resmi terkait perubahan klasemen masih menunggu hasil rapat panitia penyelenggara. Pihak KSB menyatakan akan mengikuti proses yang berjalan dan menunggu keputusan final yang dikeluarkan secara resmi. “Saat ini sedang dirapatkan kembali, kita tunggu keputusannya,” tutup ustad Udin. (M-03)
