Dinas Dikbud KSB Siapkan Calon Kepala Sekolah Melalui Diklat Mandiri

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi para calon Kepala Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri melalui dukungan anggaran APBD, bekerja sama dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB.

“Kegiatan Diklat BCKS ini sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KSB,” ujar Sekretaris Dinas Dikbud KSB, Suarman, S.Pd., M.Si. Kamis, (04/12).

Diklat calon Kepala Sekolah secara mandiri ini diinisiasi Dinas Dikbud KSB untuk segera mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang jumlahnya mencapai puluhan sekolah.

“Jumlahnya ada 30 calon kepala sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP resmi mengikuti pelatihan yang dipusatkan di BGTK NTB. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas,” jelasnya.

Kegiatan ini berlangsung selama 11 hari, mulai 2–12 Desember 2025. Suarman berharap kegiatan ini dapat melahirkan calon kepala sekolah yang kompeten,berintegritas, dan siap membawa satuan pendidikan ke arah yang lebih baik.

“Kami menargetkan para peserta dapat menyerap ilmu dan keterampilan manajerial, supervisi, kewirausahaan, serta sosial kepribadian yang diperlukan untuk memimpin sekolah secara efektif, sesuai dengan lima kompetensi kepala sekolah yang dipersyaratkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Lutfiah Ruswati memaparkan, setiap peserta nantinya akan memperoleh sertifikat usai pelatihan. Dengan sertifikat tersebut, para peserta dapat memasukkan data pada sistem Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS) sebagai syarat jika sewaktu-waktu ditunjuk untuk menduduki jabatan kepala sekolah.

“Tentu mereka tidak semuanya langsung dipilih, tergantung kebijakan pimpinan. Tapi minimal kita punya stok guru yang sudah layak menjadi kepala sekolah kedepannya karena setiap tahun selalu ada kepala sekolah yang pensiun,” bebernya.

Lutfiah menyampaikan, pengisian jabatan kepala sekolah yang masih lowong ditargetkan dapat tuntas akhir tahun ini. Setelah Diklat tersebut, akan langsung dilakukan pengangkatan Kepala Sekolah untuk pengisian jabatan yang lowong.

“Kalau tidak bisa Desember ini. Paling lambat Januari semua sekolah punya Kepala Sekolah definitifnya masing-masing,” imbuhnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *