Dishub KSB Siapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Karnaval Budaya

Bagikan ke :
MEDIAKSB - Sekretaris Dishub KSB, Syaifullah saat di kantornya beberapa waktu lalu (Foto: Imam Fauzan/MEDIAKSB)
MEDIAKSB – Sekretaris Dishub KSB, Syaifullah saat di kantornya beberapa waktu lalu (Foto: Imam Fauzan/MEDIAKSB)

TALIWANG, MEDIAKSB – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Taliwang selama Lomba Karnaval Budaya 2026 pada 19–22 Oktober 2026. Pengaturan arus kendaraan direncanakan mulai pukul 14.00 WITA dan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Sekretaris Dishub KSB, Syaifullah menyebut, rekayasa lalu lintas diperlukan untuk menjamin keamanan peserta dan kelancaran acara selama empat hari pelaksanaan.

“Kami menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Taliwang mulai pukul 14.00 WITA secara situasional,” katanya saat dikonfirmasi MediaKSB, Minggu (18/10/2026).

Seluruh rute karnaval berawal dari Tugu Syukur dengan titik akhir berbeda setiap hari. Pada Senin (19/10), peserta TK melintasi Jalan Undru menuju Tugu Pesawat, berbelok kiri di Simpang Selek, dan berakhir di Taman Tiang Enam.

Selasa (20/10), peserta SD/MI menempuh rute serupa hingga Simpang Selek, lalu melewati Toko Surabaya menuju Simpang Berang. Rombongan kemudian menuju Pos Kota melalui Jalan Undru dan berakhir di Alun-Alun Kota Taliwang.

Untuk hari Rabu (21/10), peserta SMP/MTs bergerak menuju Pos Kota melalui Jalan Undru, lalu ke SDN 9 Taliwang melalui Jalan Ahmad Yani. Rute berlanjut melewati Jalan Lasap, Toko Kairoban, dan Jalan Melati sebelum berakhir di Alun-Alun Kota Taliwang.

Sementara Kamis (22/10), peserta SMA/SMK/MA, kecamatan, dan organisasi kemasyarakatan melintasi rute yang sama dengan hari ketiga. Bedanya, titik akhir berada di Kompleks Kemutar Telu Center (KTC).

Syaifullah menjelaskan, penutupan dan pengalihan arus akan mengikuti rute harian peserta. Karena itu, pengendara diminta mengantisipasi kepadatan sejak awal.

“Penutupan dan pengalihan jalur akan disesuaikan dengan rute harian peserta, sehingga masyarakat kami imbau untuk mengantisipasi kepadatan dengan memilih jalan alternatif,” jelasnya.

Eful, sapaan akrabnya, juga mengimbau warga mengatur waktu perjalanan selama karnaval berlangsung. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di setiap titik pengaturan.

“Kami memohon kerja sama seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu serta petunjuk petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Sekdis berharap Karnaval Budaya 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengabaikan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Sebagai informasi, Lomba Karnaval Budaya 2026 digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-23 KSB. Peserta berasal dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, kecamatan, hingga organisasi kemasyarakatan se-KSB. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *